Berita

Foto: Istimewa

Politik

Kang Hasan Siapkan Perumahan DP 1 Persen Lewat Program Imah Rempeg

SABTU, 10 MARET 2018 | 10:53 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pasangan Calon nomor urut 2, Tb Hasanuddin atau familiar disapa Kang Hasan dan Anton Carlyan atau Kang Anton dikenal sebagai pasangan Hasanah akan menggulirkan program Imah Rempeg jika nanti terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat.

Kang Hasan mengatakan, melalui Imah Rempeg, dirinya akan memberikan fasilitas perumahan dengan DP 1 persen. Perumahan itu nantinya akan dikhususkan untuk kelas menengah kebawah melalui kerjasama dengan perbankan dan berencana memakai aset-aset Pemerintah Daerah (Pemda) yang terdapat disetiap titik Jawa Barat.

Kang Hasan menguraikan Program DP rumah murah 1 persen juga menjadi bagian dari program Presiden Jokowi serta bentuk keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kecil.


"Agar terwujud tempat tinggal yang layak dan terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah. Dan pemerintah pusat juga memiliki program DP 1 persen," ungkap Kang Hasan dalam keterangannya akhir pekan ini.

Lanjut Kang Hasan, pihaknya juga akan memperbanyak pembangunan Rutilahu disetiap Kabupaten atau Kota. Karena terdapat 2.848 kawasan pemukiman kumuh di Jabar.

"Kita ingin memenuhi kebutuhan masyarakat Jabar yang kurang mampu untuk tempat tinggal yang layak," jelasnya.

Selain Imah Rempeg, Kang Hasan juga memiliki enam program unggulan lainnya, yakni Boga Gawe, Jabar Sebeuh, Jabar Cageur, SakolaGratis, Turkamling & Budaya dan Molotot.com. [mel]

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya