Berita

TGB M Zainul Majdi/Net

Wawancara

WAWANCARA

TGB M Zainul Majdi: Soal Pilpres, Allah SWT Sudah Tentukan Perjalanan Hidup Kita

JUMAT, 09 MARET 2018 | 10:57 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tuan Guru Bajang M. Zainul Majdi (45) atau yang lebih dikenal dengan TGB adalah Gubernur 2 periode Nusa Tenggara Barat (2008-2018). Dikenal sebagai Gubernur yang hafal Al-Quran, TGB juga menjabat se­bagai Ketua Alumni Universitas Al-Azhar, Cairo, Mesir meng­gantikan Moh. Quraish Shihab. Nama TGB belakangan men­guat sebagai sosok yang pantas maju dalam perhelatan Pilpres 2019. Bagaimana respons TGB terkait hal ini? Berikut wawan­cara dengan Rakyat Merdeka, kemarin.

Bagaimana anda menyikapi beberapa deklarasi dukungan masyarakat kepada anda untuk meramaikan Pilpres 2019?
Iya, saya mendengar hal itu. Alhamdulillah dan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada saya. Hingga saat ini saya fokus menyelesaikan tugas saya sebagai Gubernur di Nusa Tenggara Barat. Insya Allah, Allah SWT sudah menentukan perjalanan hidup kita dan sejarah yang mengarahkan.

Banyak kabar yang bere­dar anda dekat dengan Ustad Abdul Somad?

Banyak kabar yang bere­dar anda dekat dengan Ustad Abdul Somad?
Ya, saya memang dekat dengan Ustad Abdul Somad, beliau adik kelas saya di Universitas Al-Azhar, kami bersaudara dan bahu membahu dalam kebaikan dan dakwah. Beliau sangat men­cintai Indonesia dan tingkat toleransi beliau terhadap agama lain tinggi sekali, hanya saja memang bicaranya sering ceplas ceplos. Tapi orangnya sangat baik dan cerdas.

Bicara soal toleransi umat beragama, bagaimana penda­pat Anda soal ini?
Alhamdulillah NTB ini meru­pakan daerah yang bisa menjadi laboratorium kerukunan umat beragama. NTB ini rumah se­luruh umat. Saya memastikan kebijakan yang hadir di ruang publik tidak boleh diskriminatif. KeIslaman dan Keindonesiaan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.

Dan apa hasilnya?
Kami hidup dengan nyaman di NTB, apapun agamanya. Bahkan, saat MTQ Nasional ke-26, ada sumbangan ribuan lam­pion dari komunitas Tionghoa. Lampion ini terpasang panjang berkilo-kilo meter.

Ada pula dukungan konkrit dalam membantu pelaksan­aan MTQ dari para pendeta Nasrani dan pecalang Hindu. Islam ini agama rahmat bagi alam semesta, bukan hanya bagi umat muslim tapi harus bisa juga menjadi rahmat bagi kaum non muslim, rahmatan lil alamin.

Kembali soal Pilpres, Presiden Jokowi beberapa kali ke NTB dan anda juga beberapa kali diundang ke Istana, apak­ah ada tawaran dari Presiden Jokowi untuk mendampingi beliau di 2019?
Saat beliau berkunjung ke NTB tujuannya untuk koordinasi dan dinas. Beliau sangat perha­tian terhadap perkembangan pesat pariwisata di NTB teru­tama pembangunan di kawasan Mandalika. Demikian pula saat saya diundang ke Istana, kami membicarakan tentang isu NTB dan nasional termasuk sumber daya alam dan sumber daya manusia.

Anda sempat berseberangan dengan Jokowi tentang impor beras, komentar anda?

Sebetulnya bukan berseberan­gan, saat itu saya hanya me­laporkan kemampuan produksi beras oleh petani di NTB. Saya juga ingin kebijakan nasional bisa membuat petani di NTB lebih sejahtera.

Presiden memberikan respon positif terhadap laporan itu, alhamdulillah.

Anda kabarnya sudah me­lepas jabatan di Partai Demokrat, benarkah?

Saya sudah tidak menjabat sebagai Ketua DPD NTB Partai Demokrat, namun Ketua Umum, Pak SBY masih menginginkan saya sebagai anggota majelis tinggi Partai Demokrat.

Jadi bagaimana, di 2019 an­da akan berpasangan denganJokowi sebagai Cawapres atau maju sebagai Capres?
Saya tidak pernah memimpi­kan sebuah jabatan, seperti yang sudah saya katakan tadi, ini Allah SWT yang menentu­kan dan sejarah yang mengarahkan. ***

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya