Berita

Foto: Net

Nusantara

Pembangunan 3 Rusun Terancam Batal

KAMIS, 08 MARET 2018 | 02:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Harapan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan wakilnya, Sandiaga Uno, untuk memberikan hunian layak dengan harga terjangkau ternyata tidak memperoleh dukungan dari anak buahnya.

Buktinya memasuki awal Maret ini, Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat DKI Jakarta belum menyerahkan dokumen lelang ke Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ).

Ketua Kelompok Kerja Rehab Berat BPPBJ DKI Jakarta, Firman mengatakan, keterlambatan Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat mengajukan dokumen lelang menyebabkan pembangunan tiga rumah susun sewa (rusunawa) di ibukota terancam batal.


"Kalau sampai sekarang belum dilelang, lantas kapan pembangunan fisik rusunawa selesai," kata Firman di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (7/3).

Pembangunan tiga rusunawa yang terancam batal dilaksanakan, masing-masing berlokasi di Pulogadung dan Ujung Menteng (Jakarta Timur) serta Kalianyar (Jakarta Barat).

Firman menambahkan, sampai Selasa (6/3) kemarin, tercatat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang sudah melaksanakan lelang baru mencapai Rp 3,16 triliun.

"Terbanyak dari Dinas Pendidikan dan pembangunan beberapa rumah sakit," ucap Firman.

Firman menuturkan,  agar kondisi ini tidak berlarut-larut, BPPBJ DKI Jakarta sudah bersurat ke Gubernur Anies Baswedan untuk menggebrak para SKPD yang lamban.

"Kami sudah melayangkan surat permohonan kepada gubernur untuk memerintahkan SKPD lebih proaktif mengajukan permohonan lelang agar pembangunan berjalan sesuai target," papar Firman.

Di lokasi yang sama, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik mengaku kecewa dengan sejumlah SKPD yang terlambat mengajukan dokumen lelang.

"Kita sudah evaluasi SKPD yang berkinerja buruk agar bulan depan gubernur melakukan pergantian pejabat besar-besaran," tegas politisi Partai Gerindra ini. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya