Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyambut positif peluncuran portal dan aplikasi kerja yang memberikan kemudahan bagi para pemberi kerja dan pencari kerja berdasarkan informasi kunci seperti gaji, keterampilan khusus dan keahlian teknis .
Inisiatif tersebut merupakan bentuk peran serta untuk menekan pengangguran dan memperluas kesempatan kerja di Indonesia.
"Kami apresiasi model portal dan aplikasi bagi pencari kerja dengan cara mudah, murah, cepat memanfaatkan teknologi informasi," kata Direktur Jenderal Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta PKK) Kemnaker Maruli A. Hasoloan dalam acara peluncuran portal dan aplikasi pencari kerja Robs Jobs di Jakarta, Rabu (7/3).
Didampingi Direktur Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri Soes Hindarno, Maruli menambahkan adanya Robs Jobs akan menambah persaingan bursa lowongan kerja yang dimiliki oleh pemerintah.
Kata dia, persaingan bukan dalam secara negatif, tapi persaingan secara komplimen atau substitusi komplimen. Jadi saling melengkapi.
"Kami di Kemnaker juga punya portal jobs yaitu info kerja . Keberadaan portal dan aplikasi lowongan kerja bisa membantu para pencari kerja yang sering mencari pekerjaan lewat aplikasi online," kata Maruli.
Maruli mengingatkan dalam pelayanan informasi kerja, ada regulasinya, baik terhadap pencari pekerjaan, peminta pekerjaan maupun outsourcing.
Demikian pula aturan kerja bagi penempatan tenaga kerja ke dalam maupun luar negeri.
"Pemerintah sifatnya hanya membantu dunia usaha. Kita dukung semua pihak sebagai investor atau perusahaan yang create kesempatan kerja perlu kita dukung. Semoga memberikan kontribusi kepada negara,†katanya.
Menurut Maruli berdasarkan hasil survei angkatan kerja nasional bulan Agustus 2017, secara nasional jumlah angkatan kerja Indonesia sebanyak 128,06 juta orang, dengan penduduk yang bekerja sebanyak 121,02 juta orang.
Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 5,50 persen, turun 0,11 persen dibandingkan kondisi bulan Agustus 2016 sebesar 5,61 persen.
Namun demikian secara absolut terdapat kenaikan jumlah pada rahun 2016 sebanyak 7,03 juta orang, bertambah menjadi 7,04 juta orang pada Agustus 2017.
Angka tingkat penganggur terbuka menjadi indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak digunakan atau tidak terserap pasar.
Sementara CEO Robs Jobs, Rob Davies mengatakan aplikasi dan portal pencari kerja terbaru ini memiliki fitur terkini dan sebagai solusi bagi para pencari kerja di Indonesia yang selama ini sudah bersusah payah mencari pekerjaan namun tidak kunjung mendapatkan hasil.
Aplikasi dan portal-nya kata Robs akan menguntungkan bagi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan karyawan dan menyederhanakan proses mendapatkan lowongan pekerjaan bagi para pencari kerja yang memiliki keterbatasan dari segi pendidikan, ketrampilan atau geografi.
"Aplikasi dan portalnya memastikan mereka memperoleh kemudahan akses secara gratis guna meraih kehidupan yang lebih baik."
[dzk]