Berita

Foto: Communication & CSR Region Sumbagsel

Bisnis

Pertamina Dukung Perekonomian Daerah Lampung

RABU, 07 MARET 2018 | 08:51 WIB

PT Pertamina (Persero) Region Sumbagsel, menyalurkan dana kemitraan kepada dua kelompok binaan yakni kelompok petambak udang di daerah Bratasena, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung serta kelompok peternak sapi dan kambing  di  daerah Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.
    
Hadir langsung dalam kegiatan penyaluran mitra binaan petambak udang, yakni Kepala Dinas Perikanan Provinsi Lampung, Toga Mahaji dan Region Manager  Communication & CSR Pertamina  Sumbagsel, Hermansyah Y. Nasroen. 

Dalam kegiatan penyaluran mitra binaan peternak sapi dan kambing, pemerintah  daerah diwakili oleh Lurah Seputih Banyak 6, Tanjung Harapan, Soirin dan Camat Seputih Banyak, Supriyanto.
    

    
"Disaksikan langsung oleh pemerintah daerah, pada hari ini kami dapat menandatangani Surat Perjanjian Pinjam Uang (SPPU) antara Pertamina dengan  setiap anggota calon mitra binaan petambak udang serta antara Pertamina dengan setiap calon anggota mitra binaan peternak sapi dan kambing. Tujuan kami dengan program kemitraan ini adalah untuk mendukung produktivitas petambak udang, peternak  sapi, dan peternak kambing," jelas Hermansyah dalam sambutannya. 
    
SPPU program kemitraan ini ditandatangani langsung oleh Hermansyah dengan para petambak dan peternak. Dalam program kemitraan ini, Pertamina Region Sumbagsel menyalurkan dana lebih dari 10 miliar rupiah bagi 132 petambak udang dan 1,9 miliar rupiah bagi 29 peternak sapi dan kambing. 
    
Dalam kesempatan ini, Pertamina juga melaksanakan penyerahan bantuan dana bina lingkugan secara simbolis kepada Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Yayasan An Nida di Dusun Totoharjo, Desa Poncorejo, Kabupaten Pesawaran, Lampung, yang diterima langsung oleh Parno, selaku kepala sekolah. 

"Ini adalah bentuk komitmen dan kontribusi kami dalam bidang pendidikan. Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan sehingga Yayasan An Nida dapat menghasilkan generasi muda yang terbaik," harap Hermansyah.

Sementara itu, anggota kelompok mitra binaan petambak udang serta peternak sapi dan kambing menyampaikan rasa terima kasih untuk program kemitraan dari Pertamina.

"Kami sangat bersyukur atas adanya program kemitraan ini, karena selain adanya pendanaan yang bisa dijadikan modal, akan ada tim teknis sebagai pendamping di lapangan. Kami berharap kami akan amanah dalam menjalankan dan memaksimalkan  program  kemitraan ini," kata Cokro  Edi sebagai perwakilan mitra binaan.
    
Kepala Dinas Kelautan dan Perairan Provinsi  Lampung juga menunjukkan dukungannya terhadap  program kemitraan Pertamina kepada petambak udang di wilayah Bratesena. Toga mengatakan, penyaluran dana yang tepat seperti ini sangat dibutuhkan dalam memajukan ekonomi masyarakat.
    
"Ini merupakan inisiatif yang patut diacungi jempol, dan kami senang akhirnya pendanaan ini dapat terealisasi, mudah-mudahan dengan adanya dana ini petani tambak udang akan makin sejahtera. Sekarang dananya sudah ada, saya harap para petambak mitra binaan Pertamina dapat memanfaatkan dana tersebut dengan baik, karena proses hingga bisa menjadi mitra Pertamina ini tidaklah mudah," ucap Toga.

Pada awal tahun 2017, Wakil Gubernur Lampung  Bachtiar Basri pernah menyampaikan melalui media massa bahwa Provinsi Lampung adalah salah satu dari lima provinsi di Indonesia yang dinyatakan sebagai lumbung ternak nasional, khususnya untuk  sapi  potong karena Lampung menjadi salah satu pemasok stok daging sapi nasional. Guna mendukung program tersebut, Camat Seputih Banyak, Supriyanto mewakili para mitra binaan mengucapkan terima kasih kepada Pertamina.
    
"Kami sangat berterima kasih untuk program kemitraan ini. Semoga program ini berjalan dapat berjalan sesuai dengan rencana sehingga kami dapat meningkatkan  kualitas ternak kami. Kami juga berharap, semoga ke depannya akan makin banyak lagi warga yang masuk dalam program kemitraan Pertamina sehingga makin banyak yang dapat berkontribusi terhadap  perekonomian daerah," tutup Supriyanto.[wid/***]   

 

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya