Berita

Foto: Istimewa

Politik

Multi-track Diplomacy, PDI Perjuangan Perkuat Kerjasama Dengan Partai Buruh Australia

RABU, 07 MARET 2018 | 07:44 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan jajaran DPP secara khusus menerima sepuluh perwakilan Partai Buruh Australia atau ALP dalam kunjungannya ke kantor PDI Perjuangan di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat pekan ini.

Kedatangan mereka langsung diwakili delapan anggota partai.

Hasto Kristiyanto mengungkapkan, pertemuan tersebut dilakukan sebagai bentuk diplomasi PDI Perjuangan guna membangun persaudaraan antar bangsa.


"PDI Perjuangan aktif mengimplememtasikan sila kedua Pancasila, bahwa kemerdekaan Indonesia ditujukan untuk membangun persaudaraan dunia. Karena itulah kerjasama dengan Australian Labor Party dilakukan sbg bagian pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif," jelasnya seperti keterangan yang diterima redaksi (Rabu, 7/3).

PDI Perjuangan diketahui aktif berkomunikasi dengan Partai Politik di empat benua, karena di tahun 1955 sejarah telah membuktikan kepeloporan Indonesia sbg pemimpin bangsa-bangsa Asia Afrika.

"PDI Perjuangan mendukung kerja pemerintah dengan memerkuat kerjasama partai dengan partai, guna melengkapi diplomasi dan kerjasama yang dilakukan oleh Pemerintahan Jokowi. Terlebih Australia merupakan salaha satu tetangga yg menjadi sahabat Indonesia" sambung Hasto.

Turut mendampingi Hasto dalam pertemuan itu, Ketua DPP Hendrawan Supratikno, Anggota Komisi I DPR Charles Honoris, Anggota Komisi VIII DPR Diah Pitaloka, Anggota Komisi VI DPR Daniel Lumban Tobing, Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Waras Wasisto, Sekretaris Departemen Pemerintahan DPP PDI Perjuangan Hanjaya Setiawan, Ketua PP baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Faozan Amar.

Dalam pertemuan tersebut, PDI Perjuangan dan ALP membahas berbagai isu strategis antarpartai, seperti masalah kepemimpinan, peran perempuan di politik, rekrutmen kader dan hoaks sosial media.

"Kami melakukan multiple approach diplomacy, jadi tidak hanya pemerintah kepada pemerintah, tapi partai dengan partai, kemudian nanti saling bekerja sama," ucapnya.

Hasto mengungkapkan, ALP memiliki bagian penting dari sejarah Indonesia.

"Kerjasama juga ditempatkan dalam perspektif historis, mengingat Pemerintah Australia pada tahun 1945 di bawah kepemimpinan ALP memberi dukungan kepada kemerdekaan Indonesia. Saat ituasosiasi buruh Australia memboikot kapal-kapal Belanda yang mau ke Indonesia," bebernya.

Hasto mengungkapkan, kerja sama antara PDI Perjuangan dengan ALP sejauh ini sudah berjalan baik.

"Dengan bekerjsama dengan ALP, beberapa kader PDI Perjuangan secara rutin mengikuti kursus manajemen kepartaian dan political leadership training yang diadakan atas kerjasama ALP dengan Sydney University," tandas Hasto. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya