Berita

Foto/Kemnaker

Pesan Menaker Terhadap 152 CPNS, Apa Saja?

RABU, 07 MARET 2018 | 23:15 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Di depan 152 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hasil seleksi tahun 2017, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri menyampaikan beberapa pesan khusus.

Diantara pesan Menaker Hanif, yaitu soal integritas dan daya saing.

“Sistem pemerintahan saat ini semakin transparan. Karena itu, semua PNS harus menjunjung dan menjaga integritas. Selain itu, PNS juga harus memiliki daya saing yang tinggi,” kata Menaker Hanif saat memberikan pembekalan CPNS di Kantor Kemnaker Jakarta pada Selasa (6/3).


Lanjut Hanif, CPNS juga harus menjadi pribadi yang tampil diatas standar.

"Caranya gampang, kita harus berusaha di atas standar. Misalnya yang lain bangun jam 5 pagi, kita harus bangun lebih dulu dari mereka dan melakukan aktivitas yang akan meningkatkan daya saing kita,” ujarnya.

Pesan selanjutnya, para CPNS harus mengedepankan profesionalisme, memliki prinsip sebagai pelayan masyarakat, bukan dilayani.

“Orientasi pemerintah saat ini sudah bergeser, dari yang dilayani menjadi melayani. Posisi kita sebagai pelayan rakyat harus lebih nampak. Mencari solusi dan menyelesaikan masalah itu harus lebih nampak,” tutur Menaker.

Salah satu cara untuk memberikan pelayanan yang maksimal, kata Hanif, yaitu dengan membangun kerja sama yang baik.

“Kita bekerja dalam sebuah tim, ada tim besar dan tim kecil yang menjadi satu kesatuan. Komitmen diperlukan supaya terjalin kekompakan,” jelasnya.

Selain itu, Hanif juga berpesan supaya CPNS bekerja dengan inovasi dan terobosan. Terlebih anak muda sekarang kecenderungannya tidak terkotak pada pola pikir tertentu, tapi imaginatif dan inspiratif.

Pada dasarnya, lanjut Menaker, bekerja secara inovatif tidaklah sulit.

"Keluar dari rutinitas dan zona nyaman. Bekerja dengan cara yang lain akan menemukan sesuatu yang baru,” tuturnya.

Pesan terakhir yang disampaikan Menaker kepada CPNS adalah supaya bekerja dengan hati, penuh motivasi dan semangat belajar terus menerus.

“Jangan bekerja karena tugas, tapi hati Anda berjarak dengan pekerjaan itu. Bekerjalah dengan hati,” pungkas Hanif. [dzk]


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kapolri: Hadapi Persoalan Bangsa Butuh Soliditas

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:58

Ekonomi RI Diguncang Triple Shock, APBN Makin Babak Belur

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47

Perang Timur Tengah, Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:21

Haris Azhar Anggap Broken Penanganan Kasus Lee Kah Hin

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:39

Tewasnya Ermanto Usman Murni Kasus Pencurian

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38

KPK Agendakan Periksa Yaqut hingga Rencana Penahanan

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:27

MQ Iswara Dukung Bahlil Dorong Beasiswa LPDP untuk Santri

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Perusahaan, Soroti Kejanggalan Audit

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:10

Selengkapnya