Berita

Politik

Rizal Ramli Lebih Cocok Berpasangan dengan Prabowo

SELASA, 06 MARET 2018 | 16:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM) Bin Firman Trisnadi menyambut positif kesiapan ekonom senior Dr. Rizal Ramli untuk berlaga di panggung Pilpres 2019.

"Mantap, mudah-mudahan beliau dapat partai (pengusung)," kata Bin kepada sesaat lalu, Selasa (6/3).

Undang-Undang mengatur presidential threshold 20 persen kursi DPR atau 25 persen perolehan suara sah nasional. Karenanya Bin mengatakan Rizal perlu membangun komunikasi politik dengan elit partai.


Dia melihat Rizal lebih cocok berpasangan dengan Prabowo Subianto sebab keduanya memiliki garis perjuangan yang sama.

"Sama-sama mempunyai pandangan yang sama soal neolib," tukasnya.

Sebelumnya, mantan Menko Maritim RI Rizal Ramli menyatakan siap memimpin Indonesia periode 2019-2024. Hal itu disampaikan Rizal di kediaman pribadinya di Jalan Bangka IX, Jakarta Selatan, Senin (5/3/2018).

Salah satu faktor yang mendorongnya berani berlagak di Pilpres 2019 adalah sikap prihatinnya terhadap kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stagnan pada angka 5 persen.

"Dengan potensi sumber daya alam yang besar, dengan potensi sumber daya manusia yang rajin bekerja maka Indonesia di tahun 2019-2024 bisa mencapai pertumbuhan ekonomi 10 persen. Dengan kondisi tersebut maka akan banyak tersedia lapangan pekerjaan, upah meningkat, dan kemiskinan berkurang," kata Rizal.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya