Berita

Politik

Surya Paloh: Nasdem Partai Nasionalis Religius

SENIN, 05 MARET 2018 | 21:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Nasdem adalah partai nasionalis religius. Oleh sebab itu, Nasdem berkomitmen turut menjaga tradisi keislaman yang ada di Indonesia.

Begitu disampaikan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh saat bersilaturahmi dengan para alim ulama se- Kabupaten Cianjur di kediaman Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar, di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Cianjur, Jawa Barat, Senin (5/2).

"Partai ini menegaskan posisinya sebagai nasionalis religius. Nasionalis yang religius, itulah Nasdem. Itu mengapa kita bertugas untuk menjaga negeri yang kita cintai ini," kata Surya Paloh.


Surya Paloh mengatakan partainya memandang peran ulama sangat penting. Oleh sebab itu dirinya memohon dukungan ulama se-Cianjur untuk mendukung perjuangan Partai Nasdem di Cianjur.

"Nasdem ingin menjaga keutuhan ini. Nasdem itu akan kering kalau tidak ada peran ulama. Ini sekarang dijalankan dengan sungguh-sungguh. Kami memohon pada Allah SWT sekaligus alim ulama di Cianjur ini maka kami mohon dukungan atas niat baik kita," ucap Surya Paloh.

Surya Paloh menyampaikan bahwa kemajuan bangsa Indonesia tidak terlepas dari akhlak masyarakat.

"Untuk apa kemajuan bangsa ini hanya di bidang akal, tetapi tidak disertai kemajuan dan keutuhan nurani. Saya titip semangat ukhuwah islamiyah yang sudah kita pupuk di Cianjur ini harus kita pertahankan. Jangan kasih tempat, dengki, fitnah di Cianjur ini. Kita mau mensyukuri nikmat dari Allah SWWT," kata Surya Paloh.

Kegiatan Surya Paloh di Cianjur merupakan bagian dari agenda kunjungan kerjanya di Jawa Barat. Surya Paloh ditemani Ketua DPW Jawa Barat Saan Mustopa, Ketua Garnita Nasdem Jabar Yeni Nuraini Muchtar, dan Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar. Perwakilan ulama diwakili ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cianjur KH Abdul Halim.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya