Berita

Rizal Ramli

Politik

Rizal Ramli Capres Rakyat

SENIN, 05 MARET 2018 | 18:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Deklarasi kesiapan ekonom senior, Dr. Rizal Ramli, untuk berlaga di panggung Pilpres 2019, pasti mendapat sambutan positif dari rakyat.

Sebab, ketokohan mantan menteri pemerintahan Gus Dur dan Jokowi itu sudah dikenal baik oleh semua kelas masyarakat, terutama perannya dalam perbaikan ekonomi dan perubahan politik.  

Demikian disampaikan analis kebijakan publik dari Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Lukman Hakim, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (5/3).


Menurut Lukman, fokus pemerintah Indonesia di masa reformasi ini adalah penguatan ekonomi. Pemerintah Indonesia dituntut berani keluar dari  mazhab ekonomi yang mengutamakan kapitalisme dan pasar bebas. Dalam hal inilah Rizal Ramli menjadi sosok yang penting.

"Fokus pemerintahan pasca Orde Baru kan penguatan ekonomi, maka harus keluar dari mainstream pasar bebas yang kegagalannya sudah dikritik termasuk oleh Sekjen PBB Ban Ki-moon," terang pria yang juga eksponen Gerakan 98 itu.

Lukman mengatakan, Rizal Ramli atau RR adalah tokoh utama yang bersikap kontra terhadap paham ekonomi neoliberal. Bahkan pemikiran ekonominya dipakai oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan negara asing.

"Dia icon dalam negeri dan boleh dikatakan internasional karena membawa perubahan ketika menjadi konsultan ekonomi negara luar, salah satunya Vietnam. Dia juga anggota panel ahli ekonomi PBB," terang dosen.

Lukman mengatakan, dunia sudah mengakui kegagalan kapitalisme. Pasar bebas juga sudah dianggap usang karena gagal memakmurkan negara berkembang dan miskin.

"Dunia termasuk Indonesia harus cari alternatif jalan ekonomi. Di Indonesia, RR ini tokohnya, dia capres rakyat," tegas dia.

Dari segi popularitas dan elektabilitas, Lukman menilai RR telah dikenal banyak masyarakat kelas bawah dan menengah karena sepak terjangnya dari era Gus Dur sampai sekarang. Apalagi, RR melahirkan banyak terobosan kala masih menjabat Menteri Koordinator Maritim di era Jokowi.

"Parpol harus berani cari tokoh alternatif di luar mainstream, Capresnya rakyat. Saya yakin RR bisa membuat kebijakan yang menyejahterakan seperti amanat konstitusi," tutup Lukman. [ald]

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya