Berita

Raja Juli Antoni/Net

Politik

Akan Dilaporkan ke Polisi, Raja Juli Antoni Tantang Balik Fadli Zon

MINGGU, 04 MARET 2018 | 12:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni, tak gentar menghadapi ancaman Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon yang akan melaporkan dirinya karena menyebut Fadli sebagai pembuat hoax.

Kasus ini berawal dari twit Raja Juli Antoni melalui akun @AntoniRaja dua hari lalu. Dalam twit itu, Raja Juli mengatakan dirinya mendukung pianis Ananda Sukarlan yang akan dilaporkan Fadli Zon ke polisi karena mengatakan Fadli Zon punya hubungan dekat dengan dengan kelompok MCA yang sedang diuber polisi.

"Bro @anandasukarlan akan dilaporkan ke polisi oleh tukang buat hoax tiap hari. Kita support bro @anandasukarlan. Yang setuju RT pls!," tulis Raja Juli Antoni.


Twit Raja Juli ini dijawab Fadli Zon, juga lewat Twitter.

"Apakah Bro @AntoniRaja sdg menuduh sy tukang buat hoax tiap hari? Sy perlu memastikan twit anda."
 
Setelah menunggu beberapa lama, Fadli kembali mengajukan pertanyaan yang sama.

"Sekali lg sy tanya Bro @AntoniRaja n tlg dijawab klu mmg gentlemen: apakah anda sdg menuduh sy tukang buat hoax tiap hari? Ayo jgn pengecut," twitnya.

Di sisi lain, Raja Juli Antoni menjawab dengan mengatakan bahwa dirinya menikmati pertanyaan Fadli Zon.

"Makin sering makin menyenangkan bro @fadlizon," twitnya Raja Juli.

Tidak berhenti disitu, Raja Juli Antoni seakan memanas-manasi Fadli dengan twit susulan.

"Ralat: yg benar bkn buat hoax tiap hari. Tapi buat hoax minimal 3 kali sehari. Kayak minum obat. Oh..oh siapa dia? Tebak ayo... #KataTeman."

Fadli Zon pun tak mau kalah, dan membalas twit Raja Juli Antoni.

"Pertanyaan berikutnya kita harapkan dr penyidik saja ya utk menguji tuduhan anda. Minggu depan sy laporkan @BareskrimPolri," twit Fadli Zon.

PSI yang dipimpin Grace Natalia adalah partai baru besutan pemain lama, anggota DPD RI Jeffrie Geovanie. Banyak kalangan menilai, PSI sengaja memprovokasi agar menjadi bahan pembicaraan di tengah masyarakat demi mendongkrak popularitas. Dalam Pemilu 2019, partai ini mendapatkan nomor punggung 11. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya