Berita

Foto/Kemnaker

Hadapi Revolusi Industri 4.0, Pemerintah Siapkan Workshop Revolusi Mental

SABTU, 03 MARET 2018 | 23:30 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Indonesia berencana menyelenggarakan Workshop Program Diklat Revolusi Mental.

Program ini sebagai implementasi dari Revolusi Industri 4.0 yang menekankan perkembangan teknologi.

Program ini juga bertujuan melahirkan agen-agen perubahan yang bisa mendominasi ekosistem dari masing-masing sektor industri.


Demikian dikatakan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri dalam rapat koordinasi membahas persiapan Workshop Program Diklat Revolusi Mental untuk Mengimplementasikan Revolusi Industri 4.0 di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (2/3)

"Diharapkan agen-agen perubahan muncul di era revolusi industri 4.0 yang mengarah pada konsep menyatukan industri manufaktur dengan teknologi digital," kata Menaker Hanif.

Menaker Hanif menerangkan, ide Workshop Program Diklat Revolusi Mental untuk mengimplementasikan revolusi industri 4.0 diilhami dari kesuksesan program Co CLASS (Colective Creative Learning and Action for Sustainable Solution).

Program tersebut diselenggarakan antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan Yayasan Upaya Indonesia Damai atau juga dikenal United in Diversity (UID), Tsinghua University, dan Universitas Paramadina pada 2017.

Program tersebut kata Menaker bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan kolektif tri-sektor bisnis, pemerintah, dan masyarakat madani sehingga mampu mengatasi berbagai tantangan ketenagakerjaan ke depan.

"Program Co-CLASS merupakan bagian dari revolusi mental di kalangan birokrasi pemerintah, dan stakeholder yang terkait. Program ini dilaksanakan selama lima bulan. Presiden menilai hasilnya bagus sehingga beliau meminta kita menerapkan program semacam ini di seluruh kementerian," ujar Menaker Hanif.

Selanjutnya, kata Menaker, pihaknya bersama Kementerian Perindustrian membahas program semacam Co-CLASS dan menyepakati tema spesifik untuk revolusi mental yang terkait implementasi revolusi industri 4.0.

Tema tersebut, lanjut Menaker Hanif, sesuai dengan perubahan dunia saat ini yang sangat cepat dan masif akibat dari perkembangan teknologi yang membuat industri di Indonesia menjadi terlihat ketinggalan.

"Agar bisa bertahan maka industri harus bertransformasi. Pertanyaannya adalah bagaimana kita merespon itu semua? Pemerintah, individu, stakeholder harus bisa merespon. Bagaimana membuat sistem yang bisa merespon perubahan ini. Untuk itu, pemerintah berencana membuat Workshop Program Revolusi Mental untuk Mengimplementasikan Revolusi Industri 4.0," kata Menaker Hanif.

Rapat koordinasi ini dipimpin oleh Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Hadir pula di antaranya Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Ristek, dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Muhammad Nasir. [dzk]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya