Foto/CNN
Foto/CNN
Dia adalah Richard Appiah Akoto. Sebagai seorang guru, dia menghadpai dilema karena murid-muridnya di Betenase M / A Junior School di kota Sekyedomase harus mengikuti lulus ujian nasional yang mencakup pertanyaan tentang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Namun sekolah tempat dia mengajar belum memiliki komputer sejak tahun 2011.
Akoto memutar otak dan menemukan gagasan untuk mengajarkan anak muridnya mengenai komputer dengan cara menggambar fitur komputer dan perangkat lunak (software) di papan tulisnya, dengan menggunakan kapur warna-warni.
Populer
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40
UPDATE
Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17
Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21
Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10
Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56
Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50