Berita

Vladimir Putin/Net

Dunia

PILPRES RUSIA 2018

Pidato Pra-pemilihan, Putin Dorong Standar Hidup Masyarakat Lebih Tinggi

JUMAT, 02 MARET 2018 | 11:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Persiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pemaparan pra-pemilihan kepada para pemilih saat pidato utama pada hari Kamis (1/3).

Dia memerintahkan pejabat untuk mengurangi separuh jumlah orang Rusia yang hidup dalam kemiskinan dengan meningkatkan pengeluaran sosial dan infrastruktur secara tajam.

Dalam kesempatan tersebut, Putin menetapkan tujuan ambisius untuk dirinya dan sekutunya selama enam tahun ke depan.


"Rusia tidak hanya harus dengan kuat membenamkan diri di antara ekonomi terbesar di dunia namun, pada pertengahan dekade berikutnya, meningkatkan PDB per kapita menjadi setengahnya," kata Putin.

Putin juga mengatakan bahwa Rusia perlu meningkatkan pengeluaran untuk perawatan kesehatan menjadi lima persen dari produk domestik bruto.

Pejabat Rusia dan institusi global, seperti Bank Dunia, telah mengatakan bahwa Rusia harus memperbaiki standar kehidupan dan mengangkat belanja negara untuk pendidikan dan perawatan kesehatan, yang saat ini mencapai kurang dari empat persen dari PDB.

Putin mengatakan Rusia akan menghabiskan lebih dari 11 triliun rubel untuk menangani hal tersebut dalam enam tahun ke depan.

Sementara 3,4 triliun rubel lainnya akan dihabiskan untuk langkah-langkah yang tidak ditentukan untuk memperbaiki situasi demografi Rusia.

Bukan hanya itu, kata Putin, warga Rusia juga harus dibayar lebih baik untuk bisa membeli rumah, dan tingkat bunga hipotek turun menjadi 7 persen dari sedikit di bawah 10 persen sekarang.

Putin, yang berkuasa sejak tahun 2000, juga mengatakan bahwa dia ingin ekonomi Rusia tumbuh lebih cepat daripada yang global dna hal ini adalah target utama sebuah pemerintahan baru yang akan dibentuk setelah pemungutan suara presiden. Demikian seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya