Berita

Marine Le Pen/BBC

Dunia

Mantan Capres Wanita Ini Diselidiki Soal Cuitan Gambar Sadis ISIS

JUMAT, 02 MARET 2018 | 06:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Politikus yang juga pernah maju sebagai calon Presiden Perancis, Marine Le Pen tengah diselidiki terkait publikasi yang dilakukannya di akun Twitternya mengenai serangkaian gambar mengerikan terkait kelompok militan ISIS di tahun 2015 lalu.

Ketiga gambar yang dia publikasikan itu mengacu pada apa yang disebut kelompok ISIS dan diberi judul "Daesh is THIS!". Salah satu gambar yang dipublikasikannya menunjukkan tubuh salah satu korban ISIS, James Foley yang telah terpenggal.

Gambar lain yang dipublikasikannya menunjukkan sebuah tank dijalankan di atas tubuh seorang pria dengan jumpsuit oranye, khas tahanan ISIS. Sedangkan gambar lain menunjukkan pria berpakaian jumpsuit lainnya di dalam sangkar yang dibakar hidup-hidup.


Dimuat BBC, seorang hakim Prancis telah membuka penyelidikan kriminal resmi mengenai publikasi Le Pen itu. Le Pen sendiri kemudian menghapus gambar itu di tengah kecamanan yang muncul.

Le Pen menghadapi tuduhan menyebarkan pesan kekerasan yang menghasut terorisme atau pornografi atau membahayakan martabat manusia secara serius. Tuduhan itu bsia berujung dengan hukuman ringan hingga tiga tahun penjara.

Penyelidikan tersebut merupakan pukulan terbaru bagi Le Pena yang kalah dalam pemilihan presiden Prancis pada Mei 2017 lalu melawan Emmanuel Macron. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya