Berita

Politik

Di Depan Jokowi, Nama Imam Nahrawi Dihabisi

RABU, 28 FEBRUARI 2018 | 20:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi terkait penyaluran dana kegiatan kepanduan Pramuka berbuntut panjang. Nahrowi mengaku diserang oleh Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault.

"Di depan Presiden, nama Imam Nahrawi itu dihabisin," aku dia di sela Rakernas Lembaga Pendidikan Ma'arif dan Rakornas Sako Pramuka Ma'arif NU di Hotel Jayakarta, Bandung, Jawa Barat, kemarin malam.

Menteri asal PKB ini mengatakan keputusan menyalurkan anggaran Pramuka bukan ke Kwarnas, melainkan dikirim langsung ke kwartir daerah dan sako, sebagai bahan evaluasi atas keengganan Kwarnas memenuhi permintaan Kemenpora.


"Itu karena Kwarnas tidak mau melaporkan daftar kekayaan maupun aset yang dimiliki kepada Kemenpora," ungkap Nahrawi.

Dia membantah tudingan Kemenpora mau mengambil aset milik Pramuka di balik permintaan agar Kwarnas Pramuka menyerahkan laporan tersebut.

"Itu tidak benar. Undang-undang jelas menyebut Kemenpora adalah anggota pembina (Pramuka) setelah Presiden," pungkas Nahrawi.

Secara khusus diirnya menegaskan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault tidak pernah terimakasih atas bantuan yang selama ini diberikan pemerintah kepada Pramuka. Malah, Adhyaksa selalu menyudutkan dirinya bahkan kepada presiden.

"Tapi sayangnya gak pernah berterimakasih dan bahkan secara terbuka selalu tidak bisa menjaga lisan, tidak menjaga perasaan orang. Padahal di Pramuka itu harus punya jiwa yang kokoh, punya tanggung jawab, tidak pernah mengeluh dan berterima kasih," kata Menteri Imam menyindir, seperti diberitakan RMOL Jabar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya