Berita

Foto/Kemnaker

Kemnaker Akan Beri Pelatihan Wirausaha Produktif Untuk Mantan Napi Teroris

RABU, 28 FEBRUARI 2018 | 23:06 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kementerian Ketanagaakejaan (Kemnaker) akan ikut berkontribusi  memberikan pelatihan wirausaha produktif dan pelatihan vokasi buat para mantan narapidana teroris (napiter).

Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri dalam silaturahmi Kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (satukan NKRI) yang mempertemukan 124 mantan narapidana teroris dengan penyintas di Jakarta, Rabu (28/2).

Menurut Hanif,  secara prinsip ada dua program yang bisa dikontribusikan kepada para mantan narapidana teroris.


Pertama, membantu melengkapi napiter dan penyintas dengan seperangkat ketrampilan/skills, dengan tujuan agar bisa  berwirausaha produktif

“Kita bisa siapkan bantuan untuk mengembangkan wirausaha produktif mulai dari pelatihan, permodalannya hingga pembinaannya," katanya.

Para napiter ini, kata Hanif bisa memilih ikut  pelatihan berbasis teknologi informasi (TI), teknik, dan fesyen (menjahit, disain).

Kedua, program pelatihan kerja atau pelatihan vokasi yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK).

"Ada 301 Balai Latihan Kerja (BLK) yang menyediakan banyak pelatihan vokasi dengan berbagai jurusan keahlian. Siapapun bisa ikut pelatihan, termasuk napiter dan penyintas teroris yang menderita kecacatan (disabilitas)," katanya.

Untuk pemenuhan hak napiter dan penyintas penyandang disabilitas, kata Hanif, pihaknya juga memiliki promosi sosialisasi penempatan tenaga kerja penyandang disabilitas dengan melibatkan perusahaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas.

"Kami juga ada jejaring bisnis disabilitas Indonesia bekerjasama dengan ILO dan sejumlah perusahaan yang memberikan akses pasar kerja kepada para penyandang disabilitas," kata Hanif.

Untuk industri yang diminati kalangan difabel, lanjut Hanif adalah perhotelan, industri dan garmen maupun perbankan.

"Tidak perlu risau sekarang sudah banyak rekruitmen dan penyerapan bagi para penyandang disabilitas."

"Selain itu, untuk mempermudah informasi lowongan kerja bagi penyandang disabilitas, bisa diakses melalui website  www.kemnaker.go.id,"  katanya.

Hadir dalam acara silaturahmi Kepala BNPT Komjen Pol Drs Suhardi Alius,  Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Menteri Sosial ldrus Marhan, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Menristek Dikti M Nasir Muhajir Effendi, dan Menteri Koperasi Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, juga Ketua Forum Pemred Suryopratomo. [dzk]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kapolri: Hadapi Persoalan Bangsa Butuh Soliditas

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:58

Ekonomi RI Diguncang Triple Shock, APBN Makin Babak Belur

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:47

Perang Timur Tengah, Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Maret 2026 | 21:21

Haris Azhar Anggap Broken Penanganan Kasus Lee Kah Hin

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:56

Arahan Google Maps, Mobil Terjun Timpa Rumah Warga

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:51

Safari Ramadan Romo Budi: Dari Sumba ke Bali, Bukber Lintas Agama Bikin Hangat

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:39

Tewasnya Ermanto Usman Murni Kasus Pencurian

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:38

KPK Agendakan Periksa Yaqut hingga Rencana Penahanan

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:27

MQ Iswara Dukung Bahlil Dorong Beasiswa LPDP untuk Santri

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:15

Prabowo Kaget Pertamina Punya 200 Anak Perusahaan, Soroti Kejanggalan Audit

Rabu, 11 Maret 2026 | 20:10

Selengkapnya