Berita

Sandra Olga/Net

Blitz

Sandra Olga, Muka Bule, Diejek Penjajah

RABU, 28 FEBRUARI 2018 | 10:22 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sandra Olga sempat menghebohkan dunia. Presenter seksi ini lahir di atas pesawat yang tengah terbang dalam perjalanan dari Indone­sia menuju Jerman, kampung halaman sang ibunda. Bahkan presiden Cekoslovakia (kini Republik Ceko) pada masa itu sampai ikut memberikan nama untuk Sandra.

"Presiden (Vaclav Havel) itu sekarang na­manya jadi nama airport. Istrinya dia namanya Olga. Nah nyokap yang kasih nama Sandra. Olga itu dikasih dari nama istri presiden (Cekoslovakia). Aku sampai ada surat dari presiden yang menyatakan nama Olga itu dari istri presiden ini, Vaclav Havel," kenang San­dra bangga saat dijumpai Rakyat Merdeka.

Namun ada pula pengalaman yang kurang mengenakan. Ternyata dia kerap menjadi korban perundungan. Mulai diledek penjajah hingga diejek karena cadel. Hal itu terjadi saat Sandra masih duduk di bangku SD.


"Jadi waktu aku kelas 6 SD itu tas aku dilemparin, terus aku disyirikin, dibenci. Terus aku bingung banget. Kenapa banyak yang ng­gak suka aku," kata Sandra.

"Ternyata aku beda. Muka aku bule. Kata mereka, anak-anak SD ini, aku kolonial. Penjajah. Mereka pikir aku Belanda," seloroh pemain film Aib ini.

"Terus di Surabaya masih jarang orang bule yang kesannya baik. Mungkin karena mereka caper ngeliatin aku yang cantik. Atau memang karena aku beda. Tapi memang resiko, korban bully kan pasti yang beda-beda."

Pelafalan yang tak sempurna dari Sandra pun tak luput dari ejekan. Dara 27 tahun ini kesulitan mengucap huruf R. Sampai akhirnya, Sandra ikut mengkampanyekan gerakan Stop Bullying #jangandianggapremeh. Ia berpesan kepada para korban agar menjadikan perund­ungan sebagai motivasi kesuksesan.

"Terima kasih banyak sudah mem-bully aku. Kalau nggak ada mereka, pasti aku ng­gak akan jadi orang yang seperti ini," kata Sandra. ***

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya