Berita

Jokowi dan Megawati dalam Rakernas III PDIP/net

Politik

Rokhmin: Pengumuman Jokowi Capres Keputusan Pribadi Megawati

SELASA, 27 FEBRUARI 2018 | 20:24 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pengumuman Joko Widodo sebagai Calon Presiden RI periode 2019-2024 sebetulnya tidak ada dalam daftar agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PDI Perjuangan di Bali.

Namun, mendadak saja pencalonan itu menjadi satu-satunya rekomendasi dari Rakernas III PDIP yang digelar tiga hari (23-25/2). Dalam pidato penutupan, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, membacakan rekomendasi tunggal hasil Rakernas yaitu mencalonkan kembali Jokowi sebagai presiden.

Ketua DPP PDIP, Rokhmin Dahuri, mengakui bahwa pengumuman Jokowi sebagai Capres yang diusung PDIP untuk Pilpres 2019 keluar dari kesepakatan awal yaitu tidak ada penetapan nama capres dalam Rakernas.


"Dalam Rakernas kemarin, ada kesepakatan tidak akan mengeluarkan nama dulu," ungkap Rokhmin dalam acara Indonesia Lawyers Club yang disiarkan langsung TV One, malam ini.

Ia mengatakan, pengumuman nama Jokowi itu merupakan wujud kearifan dan kebijaksanaan Mega.

"Meski di DPP memutuskan tidak ada deklarasi, tapi dengan insting dan ketajaman beliau, mempertimbangkan dinamika partai lain, akhirnya Bu Mega solid diputuskan kemarin," terangnya.

Namun, bukan berarti penetapan nama Jokowi sebagai capres itu merupakan keputusan Megawati seorang diri. Rokhmin mengklaim, nama Jokowi sudah cukup lama dipertimbangkan para pengurus DPP PDIP dan bulat diputuskan sebagai Capres lagi.

"Kalau prosesnya sudah cukup lama. 100 persen pengurus DPP (mendukung Jokowi), tapi timing mengumumkan itu melihat hak prerogatif Mbak Mega. Ada kiat tertentu untuk menentukan timing dan kami lihat responsnya positif," kata mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu. [ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya