Berita

Christine Lagarde, Joko Widodo, Anies Baswedan, dan Sri Mulyani/Net

Politik

Iwan Sumule: Pujian IMF Salah Alamat dan Salah Tempat

SELASA, 27 FEBRUARI 2018 | 09:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde memuji-muji Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai bluskan di Pasar Tanah Abang, Jakarta, kemarin (Senin, 26/2).

Menurut bos lembaga pemberi utang internasional itu, ekonomi Indonesia berjalan dengan baik didorong oleh konsumsi, investasi, dan ekspor.

"Saya sangat terkesan karena pasar ini merepresentasikan kekuatan dari perdagangan, industri tekstil, serta perempuan. Banyak sekali perempuan di pasar ini, yang merupakan bagian dari ekonomi Indonesia," kata Lagarde.


Sementara aktivis Iwan Sumule menilai pujian Ny. Lagarde itu salah alamat, karena Pasar Tanah Abang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Yang dipuji IMF, Jokowi dan Sri Mulyani. Padahal pasar Tanah Abang di bawah pengelolahan Pemprov DKI Jakarta. Gubernur DKI Anie Baswedan ikut pula saat blusukan, tapi tak disebut," ujar Iwan Sumule.

"Macam kejadian di Piala Presiden juga," sambungnya mengingatkan kasus di mana Anies dilarang ikut menyerahkan tropi Piala Presiden kepada Persija yang menang turnamen itu beberapa waktu lalu.

Selain salah alamat, masih menurut Iwan Sumule, seharusnya Jokowi mengajak Ny. Lagarde ke Bursa Efek Indonesia (BEI).

"IMF mestinya dibawa ke pasar saham (BEI), bukannya ke pasar Tanah Abang, pasar rakyat," demikian Iwan Sumule. [dem] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya