Berita

Foto: The Yudhoyono Institute

Politik

Pimpinan Khonghucu Ingin Kemesraan Dengan Keluarga Yudhoyono Terus Berlangsung

SENIN, 26 FEBRUARI 2018 | 17:09 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) mengucapkan terima kasih kepada Agus Harimurti Yudhoyono karena sudah menghadiri Perayaan Tahun Baru Imlek 2569 di Teater Garuda Taman Indonesia TMII, Jakarta Timur (Minggu, 25/2).

Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI) yang disapa AHY itu memenuhi undangan Matakin untuk menghadiri perayaan yang mengambil tema "Kesempatan Tidak Sebanding dengan Keuntungan Keadaan Tempat. Keuntungan Keadaan Tempat Tidak Sebanding Dengan Persatuan Orangnya" itu.

Dalam keterangan pers TYI, ini adalah ketiga kali AHY memenuhi undangan organisasi umat Khonghucu terbesar di Indonesia ini. AHY juga menghadiri perayaan Imlek Matakin pada Februari 2017. Sementara, pada Desember 2016, AHY bersilaturahmi dengan umat Khongucu di Klenteng Kong Miao, TMII.


Ketua Umum Matakin, Uung Sendana, mengungkapkan kegembiraannya atas kehadiran AHY di tengah-tengah umat Konghuchu.

"Mudah-mudahan tali silaturahmi ini semakin baik. Kesannya sangat mendalam, dan tentu saja umat Khonghucu sangat berterima kasih sekali atas kehadiran AHY," ungkap Uung.

Ia mengharapkan, putra sulung Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu akan tetap hadir dalam acara-acara Matakin berikutnya.

"Semoga pada acara-acara berikutnya bisa hadir untuk mempererat tali persaudaraan dan persahabatan yang sebetulnya sudah terjadi puluhan tahun dengan keluarganya," tambah Uung.

SBY memang memiliki hubungan yang baik dengan umat Khonghucu Indonesia. Selama 10 tahun masa pemerintahannya, SBY selalu menghadiri undangan perayaan Imlek bersama Matakin.

Uung juga memberi dukungan moral kepada AHY agar terus bersemangat dalam melaksanakan pengabdiannya untuk Indonesia.

"Kami yakin AHY punya potensi yang besar di masa yang akan datang untuk menjadi seorang pemimpin yang baik, yang akan  memajukan Indonesia ini menuju keadilan sosial dan kesetaraan di setiap agama-agama, etnis serta suku bangsa," pesan Uung.

Sementara itu, AHY mendoakan agar seluruh umat Khonghucu diberi keberkahan dan kebahagiaan di tahun ini. Menurutnya, tema Imlek Matakin tahun ini sangat tepat karena menjaga kesatuan di antara perbedaan dan keberagaman adalah hal mutlak.

"Kita ingin semakin sejahtera dan itu semua membutuhkan sebuah solidaritas, persatuan di antara perbedaan yang kita miliki ini," lanjut AHY.

Para pejabat negara turut menghadiri acara Imlek Matakin, antara lain Menteri Agama, Lukman Hakim; Menteri Sosial, Idrus Marham; Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan; dan Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang alias OSO. [ald]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya