Berita

Foto/Net

Pertahanan

Panglima TNI Ajak Masyarakat Perangi Hoax Di Medsos

SENIN, 26 FEBRUARI 2018 | 02:28 WIB | LAPORAN:

Panglima TNI jenderal TNI Hadi Tjahjanto mengajak masyarakat agar tidak termakan informasi bohong atau hoax. Apalagi yang tersebar di media sosial.

Menurutnya masyarakat pengguna media sosial sangat memungkinkan untuk terpengaruh hoax maupun ujaran kebencian. Apalagi, situasinya kini memasuki tahun politik jelang Pilkada 2018 dan Pemilihan Legislatif serta Pemilihan Umum 2019.

"Untuk itu, mari kita sama-sama mengantisipasi hal tersebut, demi terlaksananya pesta demokrasi yang aman dan sukses," ujarnya dalam keterangan pers, Minggu (25/2).


Lebih lanjut Hadi juga mengingatkan agar personel TNI dan Polri, termasuk purnawirawan dari kedua lembaga dan keluarganya tidak memanfaatkan satuan maupun fasilitas. Khususnya dalam mendukung pelaksanaan Pilkada 2018 maupun Pileg serta Pilpres 2019.

Hadi menekankan bahwa netralitas TNI dan Polri adalah harga mati dan tidak bisa ditawar-tawar. Sampai saat ini, sambung Hadi institusi TNI dan Polri, dinilai sebagai institusi yang mendapatkan tingkat kepercayaan publik tertinggi.

Untuk itu jugalah kepercayaan yang sudah terbangun jangan sampai dirusak oleh ulah oknum prajurit yang mengabaikan netralitas.

"Netralitas harus benar-benar kita hormati. Mari sama-sama menjaga kepercayaan yang diberikan rakyat kepada kita," tutup Hadi. [nes]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya