Berita

Chelsea Islan/Net

Blitz

Chelsea Islan, Kunjungi Anak Papua, Jadi Relawan Seminggu

MINGGU, 25 FEBRUARI 2018 | 10:48 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Bukan hanya cantik dan berbakat, Chelsea Islan juga memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi. Baru-baru ini, Chelsea mengunjungi Desa Sapalek, Wamena, Papua, untuk men­jadi relawan selama satu minggu.

Dalam kegiatan tersebut, Chelsea ber­peran sebagai duta sebuah kampanye. Hadir untuk meresmikan 'Honai Belajar Anak' yang dibangun sebagai sekolah anak-anak usia dini.

Sekolah terse­but dibangun sebagai sarana belajar anak anak, taman membaca, dan juga tempat pelatihan bagi para ibu. Sebe­lumnya, ada sekitar 1 8 0 anak yang selama ini harus menumpang di kantor kepala desa untuk bersekolah. "Pas kita datang ke Sapalek, mereka sudah menunggu kita di depan Honai Belajar Anak. Bisa dilihat dari wajah mereka sudah happy banget," ungkap Chelsea saat ditemui.


Dalam perjalanannya, calon menantu Marini Zumarnis ini menemukan banyak anak di Sapalek yang belum mendapatkan akses pendidikan yang sama dengan di kota besar. "Aku baru tahu juga, banyak dari mereka yang baru bisa baca buku kelas 3 atau kelas 4 SD," kata Chelsea.

"Sangat disayangkan karena (anak) di kota besar sudah bisa baca dari playgroup. Jadi aku ingin mereka mendapatkan kes­etaraan itu. Agar mereka punya akses yang sama dengan kita-kita ini yang ada di kota," tambah dara 22 tahun kelahiran Washington DC, Amerika ini.

Selain pendidikan, Chelsea juga berharap ada tenaga-tenaga pendidik kesehatan atau dokter yang bisa datang ke Papua.

"Semoga ada yang bisa datang ke sana dan memberikan awareness bagi mereka. Karena sanitasi di sana masih minim sekali," tukas bintang Guru Bangsa: Tjok­roaminoto ini.

Penggemar buku The Alchemist karya Paulo Coelho ini pun ingin menularkan keg­emarannya mem­baca buku. "Den­gan adanya donasi buku yang dikirim ke sana sangat membantu," ucap Chelsea. ***

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya