Berita

Nusantara

Kang Hasan Buka Program Unggulan Di Depan PW Persis

RABU, 21 FEBRUARI 2018 | 20:07 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin atau Kang Hasan merupakan putra daerah yang diyakini mampu memimpin Jawa Barat dengan segudang pengalaman yang dimiliki, baik di dunia militer maupun di pemerintahan

"Kang Hasan secara pribadi adalah orang yang soleh dan kiprahnya baik di militer maupun legislatif secara pengalaman sangat mampu dan sangat baik insyaAllah akan membawa Jawa Barat lebih baik ke depan," kata Ketua Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat, Iman Setiawan Latief.

Hal ini disampaikan Iman usai menghadiri acara silaturahmi kang Hasan dengan Persis se-Jawa Barat, di Kantor Pimpinan Wilayah Persis Jawa Barat, Kota Bandung (21/2).


Iman menilai, program yang digulirkan Kang Hasan juga diyakini akan mampu dirasakan oleh masyarakat karena program tersebut diserap dari aspirasi masyarakat Jawa Barat serta diharapkan dapat segera terealisasi saat Kang Hasan menjadi Gubernur Jawa Barat.

"Program tersebut hasil dari menampung aspirasi dari masyarakat dan langsung mengena ke Masyarakat, semoga bisa di implementasikan dengan baik," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Kang Hasan memaparkan berbagai program unggulan yang ia gulirkan dalam membangun daerah Jawa Barat, salah satunya program 'SakolaGratis'. Ia menegaskan dirinya akan memberikan pendidikan gratis mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA, sehingga akan berdampak pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat.

Selain SakolaGratis pasangan dengan sebutan Hasanah ini juga memiliki program unggulan lainnya yaitu, ImahRempeg, Digawe, Sebeuh, Cageur, Turkamling dan molotot.com

"Selain program-program tersebut, saya juga akan berbicara memdalam dengan banyak oraganisasi masyarakat," tandas pria kelahiran Majalengka, Jawa Barat itu.​​[dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya