Berita

RMOL

Politik

Di Depan MUI, Kang Hasan Tegaskan Program Rp 1 Triliun Untuk Pesantren

RABU, 21 FEBRUARI 2018 | 18:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pondok pesantren merupakan sarana dan media dalam membangun generasi yang religius dan meningkatkan pendidikan berkarakter di Jawa Barat.

Karena itu, pesantren menjadi fokus calon gubernur Jabar nomor urut 2 TB Hasanuddin atau Kang Hasan. Melalui program Sakola Gratis, Kang Hasan menegaskan akan menganggarkan Rp 1 triliun per tahun bagi pengembangan pendidikan di ponpes.

"Saya punya tujuh program unggulan, salah satunya program Sakola Gratis, termasuk di dalamnya pondok pesantren yang akan diberikan Rp 1 triliun per tahun. Dan sesuai niat saya insya Allah amanah," ungkapnya di hadapan para ulama saat menghadiri Silaturahmi MUI dengan DKM se-Jabar, di Kota Bandung, Rabu (21/2).


Kang Hasan memaparkan, program SakolaGratis tersebut merupakan program untuk memberikan pendidikan secara gratis kepada seluruh masyarakat di Jawa Barat mulai dari SD, SMP hingga tingkat SLTA.

"Khusus untuk Pesantren ini penting untuk membina akhlak generasi muda, Saya yakin Pesantren bisa dan kita akan memberikan perhatian penuh," jelasnya.

Pendidikan, menurut Kang Hasan, adalah faktor penting dalam mencetak generasi unggul yang mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan Jawa Barat.

Sementara itu, Sekretaris MUI Jawa Barat Rafani Achyar menyampaikan, seluruh pasangan calon Cagub-Cawagub Jabar diundang pada kegiatan Silaturahmi tersebut guna memastikan terwujudnya Pilkada Jabar yang kondusif dengan menolak politik uang dan politisasi sara. Namun, hanya satu calon yang hadir yakni Cagub Nomor Urut 2 Kang Hasan.

"Pada kegiatan ini kami mengundang keempat paslon pada pilgub Jabar 2018, namun yang datang Hanya Kang Hasan. Undangan tersebut bertujuan untuk mendengarkan respon calon terkait aspirasi ulama dan apa yang disampaikan Bawaslu," ujarnya

Kegiatan tersebut diisi dengan dialog terkait aturan kampanye yang bersih dari polotik uang dan politisasi sara serta mendengar aspirasi para ulama yang dihadiri oleh Ketua Bawaslu Jawa Barat Harminus Koto, Perwakilan MUI Pusat Mustofa jamaludin, serta ketua MUI kabupaten/kota.​ [wah]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Selesaikan Bentrok di Matraman dengan Kepala Dingin

Senin, 27 Juli 2026 | 20:25

Metode Backfill Tailing jadi Andalan Tambang Bawah Tanah Lebih Ramah Lingkungan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:24

Putusan Majelis Syura PKS: Dukung Kebijakan Ekonomi Prabowo Hingga Soroti LGBTQ

Senin, 27 Juli 2026 | 20:23

Pramono Minta Warga Kepala Dingin Sikapi Bentrokan di Matraman

Senin, 27 Juli 2026 | 20:16

Sebagai Wakil Rakyat, DPR Punya Tiga Tugas yang Wajib Dijalankan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:14

KSSK Bakal Libatkan Danantara dalam Setiap Pengambilan Keputusan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:02

Kuasa Hukum Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Masih Abu-Abu

Senin, 27 Juli 2026 | 19:59

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Komunitas Lintas Iman Satukan Tekad Hadapi Krisis Iklim

Senin, 27 Juli 2026 | 19:49

Kompetisi Debat Pemilu ke-VI Bawaslu Cetak Rekor Peserta Terbanyak

Senin, 27 Juli 2026 | 19:48

Selengkapnya