Berita

Nusantara

Mahasiswa NTT Di DIY Dukung Harmoni

SELASA, 20 FEBRUARI 2018 | 21:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Rekam jejak Benny K Harman dan Beny A Lielnoni sangat bagus. Karenanya duet keduanya pantas memimpin Nusa Tenggara Timur, periode 2018-2023.

"Program-program yang ditawarkan sangat bagus, mengedepankan kepentingan petani," kata Ketua Aliansi Mahasiswa NTT di Yogyakarta Geovani Sarwolfram dalam siaran persnya Selasa (20/2).

Dengan pertimbangan ini pihaknya mendukung Harman dan Litelnoni (Harmoni) menjadi gubernur dan wakil gubernur NTT. Mahasiswa NTT lanjut Geovani, menolak cagub yang sedang bermasalah dengan proses hukum karena akan menyebabkan kebingungan serta ketimpangan dengan apa yang diinginkan masyarakat jika nantinya terpilih.


"Menolak calon gubernur yang anti toleransi dan anti akan keberagaman, karena NTT merupakan propinsi yang sangat plural dan menjunjung tinggi perbedaan," ungkap Geovani.

Dirinya menegaskan, mahasiswa NTT juga menolak cagub yang mempunyai sikap premanisme, karena menjadi seorang pemimpin butuh orang yang mempunyai tingkat kesantunan dalam bersikap dan bertutur kata yang tinggi.

"Kami menolak cagub yang menggunakan isu SARA sebagai bahan kampanye karena akan berpotensi memecah belah keutuhan di NTT. Kmai mendukung calon gubernur yang pro rakyat khususnya petani, karena menginggat lebih dari 70% masyarakat NTT adalah petani," ujarnya.

Mahasiswa NTT di Yogyakarta kata dia, mendukung cagub yang mengedepankan kearifan lokal sebagai cara pendekatan terhadap masyarakat. Karena NTT merupakan provinsi yang menjunjung tinggi keraifan lokal.

"Kepada seluruh keluarga besar kami yang berada di kampung halaman untuk konsisten memilih cagub yang terbaik. Karena dengan menitipkan amanah kepada orang yang tepat NTT dapat mencapai kesejahteraan yang kita impikan," demikian Geovani menjelaskan.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya