Berita

Politik

Majelis Dzikir Hubbul Wathon Pesimis Habib Rizieq Pulang Kampung

SENIN, 19 FEBRUARI 2018 | 19:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Tak sedikit pihak yang pesimis Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab akan pulang ke Tanah Air pada Rabu, 21 Februari 2018. Misalnya saja Sekjen Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW), Hery Haryanto Azumi.

"Kami tidak yakin Habib Rizieq pulang tanggal 21 Februari. Dia sepertinya belum siap," kata Hery di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (19/2).

Meski demikian Hery mendorong agar tokoh alumni 212 itu berani menghadapi proses hukum yang sedang ditangani Polri.


"Harus berani menghadapi proses hukum, karena semua warga sama di mata hukum," tegas Hery.

Diketahui, Habib Rizieq tersandung kasus obrolan Whatsapp yang diduga berkonten pornografi. Polda Metro menetapkan Rizieq sebagai tersangka pada 29 Mei 2017.

Obrolan Whatsapp tersebut diduga melibatkan seorang wanita bernama Firza Husein.

Setelah itu, Rizieq pergi ke Arab Saudi untuk beribadah umrah. Hingga saat ini, Rizieq belum pulang ke Indonesia.

Sementara itu, kepolisian menerima informasi soal batalnya kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia. Sebelumnya, ada informasi Rizieq akan kembali ke Indonesia.

"Kami mendengar dari media saja, dari Pak Kapitra (salah satu kuasa hukum Rizieq), ia menyatakan tidak jadi pulang," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Kompleks Mabes Polri Jakarta, Senin (19/2).

Meski demikian, Polri belum dapat memastikan apakah informasi tersebut bisa dipercaya atau tidak.

"Sampai sekarang ini saya masih belum mendapatkan informasi. Saya menyampaikan itu (Rizieq tidak jadi pulang ke Indonesia) berdasarkan media saja. Pak Kapitra bicara begitu," ujar Setyo.[dem]


Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya