Berita

Joseph Donovan/net

Bisnis

Dubes AS Bicara Peningkatan Kerjasama Dagang Dan Investasi Di Indonesia

SENIN, 19 FEBRUARI 2018 | 15:14 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph Donovan, berharap Indonesia dan negaranya dapat mendongkrak nilai kerjasama perdagangan dan investasi.

Dengan skala dan kekuatan ekonomi Indonesia yang sangat signifikan dalam kurun waktu terakhir, Donovan meyakini terdapat banyak peluang yang dapat dilakukan.

"Volume perdagangan Indonesia dengan AS hanyalah 1,5 lipat lebih besar dibandingkan dengan volume perdagangan AS dengan Vietnam," ujar Donovan ketika menemui Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, di Gedung Bina Graha, Jakarta (Senin, 19/2).


Pada tahun 2017, nilai perdagangan antara AS dan Indonesia meningkat sebesar 7 persen dibanding tahun sebelumnya.

Terkait hal itu, Moeldoko menegaskan bahwa Indonesia saat ini melakukan banyak investasi sekaligus pembenahan. Saat ini, Indonesia sudah membuat 15 paket kebijakan ekonomi yang sebagian besar adalah deregulasi dan penciptaan iklim investasi dan kemudahan berusaha.

"Oleh karena itu, saya berharap makin besar investasi AS di Indonesia," kata Moeldoko.
 
Menjawab hal itu, Donovan secara terbuka menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan asal AS yang beroperasi di Indonesia adalah advokat yang baik yang dapat menggambarkan bagaimana berbisnis di Indonesia. Perusahaan AS yang sudah beroperasi di Indonesia dapat mengajak perusahaan-perusahaan senegaranya yang tertarik berinvestasi di Indonesia.

Sebaliknya jika iklim investasi tidak kondusif, misalnya berupa kesulitan atau menghadapi peraturan yang berbelit-belit atau peraturan yang berubah-ubah, itu akan membuat kesan yang negatif pula. [ald]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya