Berita

Pamela Bowie/Net

Blitz

Pamela Bowie, Move On Itu Kesiapan Hati

SENIN, 19 FEBRUARI 2018 | 09:15 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sicantik Pamela Bowie sempat menjalin kasih den­gan Joshua Suherman pada 2016. Baru setahun pacaran, Pamela putus dengan eks penyanyi cilik yang belum lama dipolisikan karena di­duga melecehkan Islam itu. Tak berselang lama, Pamela memamerkan sosok kekasih barunya yang diketahui ber­nama Rubin Danny. Alhasil, dara 24 tahun ini dituding cepat move on dari Joshua. Menanggapi tudingan itu, Pamela tampaknya tak mau ambil pusing.

"Yang bisa tahu hati kita, siap apa nggak kan kita sendiri ya. Aku nggak peduli juga orang mau bilang apa, kecepetan (move on) segala macem. Yang jalanin gue, hati, hati gue," tutur Pa­mela saat dijumpai. "Kalau emang sama (Tuhan) yang di atas dikasihnya lebih cepet penggantinya kita mau ngomong apa?" imbuh bin­tang Sundul Gan: the Story of Kaskus ini.

Soal lain. Pamela berbagi pengalaman unik saat men­jalani syuting film Hong­kong Kasarung. Ia sempat dicari polisi intelijen Hong Kong, lantaran dianggap sebagai korban penculikan. Hal itu berawal saat dirinya harus menjalani adegan penculikan yang berada di dekat salah satu bank kena­maan di Hong Kong. Akibat banyaknya kamera CCTV, adegan penculikan tersebut sempat dianggap nyata. Se­hingga membuat polisi turun tangan untuk menyelidiki penculikan tersebut.


"Waktu itu adegan penculi­kan, aku dimasukkan ke mo­bil box," cetus dara asal Ma­diun ini. "Kami nggak sadar itu hari libur. Kami syuting di depan bank. Di sana kam­era CCTV di mana-mana, apalagi di bank."

Yang membuat Pamela terkejut, polisi mulai me­nyelidiki penculikan terse­but ketika dirinya hendak kembali ke Tanah Air. Pihak intelijen datang ke lokasi syuting dan Pamela diminta kembali untuk menunjukkan paspornya. "Pas packing mau pulang, disuruh balik (ke lokasi), bawa paspor. Ternyata ada intel, dikira penculikan betulan,"  ungkap Pamela.

Bukan itu saja, saat mela­koni adegan naik motor, pesinetron Tuyul & Mba Yul Reborn ini melakukan bonceng tiga dan tanpa helm. Akibatnya, mereka pun sem­pat dikejar polisi lalu lintas Hong Kong. "Dikejar polisi dan sempat kayak main petak umpet gitu sama polisi di sana,"  pungkasnya. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya