Berita

Politik

MUI Minta Polisi Usut Tuntas Motif Penyerangan Tokoh Agama

SENIN, 19 FEBRUARI 2018 | 04:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Aksi kekerasan serta teror kepada tokoh agama dan tempat ibadah beberapa waktu terakhir ini membuat semua pihak resah akan kondisi keamanan dan kerukunan di Indonesia. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak kepolisian secepatnya mengungkap pelaku dan motif di balik maraknya tindakan tersebut?

"Saya mendesak Polri untuk bersungguh-sungguh mengusut tuntas siapa dan apa di balik ini semua," kata Ketua Dewan Pertimbangan MUI M. Din Syamsuddin melalui pesan elektronik, Minggu (19/2).

Selain itu Din meminta aparat melakukan upaya pencegahan dan perlindungan kepada pemuka agama. Orang-orang gila atau berpura gila harus diawasi kalau memang benar pelaku mereka adalah pelaku penyerangan tersebut.


"Kepada umat beragama agar meningkatkan kewaspadaan terhadap pihak yang tidak bertanggung jawab yang hanya ingin mengadu domba antar umat beragama dan menciptakan kekacauan dalam kehidupan masyarakat," kata Din.

Kekerasan terhadap tokoh agama dan tempat ibadat terakhir kali dialami Kiai Pesantren Muhammadiyah di Lamongan Kiai Hakam Mubarok, Minggu (18/2) kemarin.

Kiai Barok diserang seorang pria yang disebut gila menjelang shalat zuhur. Akibat penyerangan Barok mengalami luka lecet di lutut dan tangan.[dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya