Berita

Ahmad Riza Patria/Net

Politik

Gerindra: Event Olahraga Jangan Dipolitisasi!

MINGGU, 18 FEBRUARI 2018 | 19:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Peristiwa dilarangnya Gubernur DKI Anies Baswedan mendampingi Presiden Jokowi naik ke podium untuk memberikan piala kepada Persija Jakarta dikritik Politisi Partai Gerindra Ahmad Riza Patria.

Dia heran, ada pasukan pengamanan presiden yang melarang Anies ikut dalam rombongan Presiden Joko Widodo dan Maruarar Sirait.

"Padahal sesuai aturan Aturan protokoler UU 9/2010 tentang Keprotokolan, menyebutkan bahwa dalam hal Acara Resmi dihadiri Presiden dan/atau Wakil Presiden, penyelenggara dan/atau pejabat tuan rumah mendampingi Presiden dan/atau Wakil Presiden," kata Wakil Ketua Komisi II ini dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu,(18/2).


Peristiwa ini sangat janggal. Apalagi, Anies adalah pejabat tuan rumah di DKI Jakarta. Sementara Persija merupakan tim yang berasal dari Ibu Kota Jakarta.

"Padahal,  di Piala Presiden tahun 2015, Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama bisa ikut naik podium mendampingi presiden. Untuk itu, Sekretariat Negara perlu memberi penjelasan terkait hal ini," katanya.

Riza menjelaskan, seharusnya event olahraga, apalagi yang bertujuan untuk menyatukan bangsa ini, tidak dijadikan ajang politisasi dengan melarang kepala daerah yang kebetulan berbeda afiliasi politik.

Sebelumnya ramai di media sosial, seorang paspampres yang menghalangi Anies untuk ikut rombongan Presiden Jokowi naik ke atas podium untuk menyerahkan piala Presiden kepada tim juara Persija Jakarta. [sam]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya