Berita

RMOL

Politik

RR Didoakan Gus Mujib Dan 500 Ustadz Lancar Nyapres

MINGGU, 18 FEBRUARI 2018 | 05:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tokoh nasional Dr Rizal Ramli (RR) jadi pembicara dalam pengarahan guru dan ustadz di lingkungan Pondok Pesantren Terpadu Miftahul Ulum Al-Yasini Pasuruan. Pengasuh yayasan KH Mujib Imron (Gus Mujib) yang memandu acara lalu bertanya tentang kesiapan RR ikut dalam Pilpres 2019.

"Pak Rizal Ramli ini termasuk didikan Gus Dur. Pak Rizal Ramli apa siap panjenengan maju di Pilpres nanti? Atau justru ada orang yang disimpan dalam sakunya Pak Rizal? Saya kok tidak yakin kalau ada yang disimpan dalam saku itu. Barangkali ini perlu penjelasan supaya kita tidak penasaran," kata Gus Mujib di aula yayasan di Dusun Areng-Areng, Desa Sambisirih, Kecamatan Wonorejo, Ngabar, Kraton, Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (17/2).

Acara dihadiri sekitar 500-an guru dan ustadz. Tepuk tangan dan tawa menggema di seluruh sudut aula usai Gus Mujib melontarkan pertanyaan tersebut kepada RR. Apa jawaban RR?


"Pak Kiai, waktu Gus Dur jadi presiden, saya minta hadiah. Gus kasih saya hadiah dong, saya kerja siang malam, sabtu minggu, masa tidak dapat hadiah sama sekali. Gus Dur bilang kamu mau jadi apa? Saya minta dikasih gelar Gus," ucap RR yang juga disambut tepuk tangan dan gelak tawa.

"Gus Dur bilang, oh Rizal kalau itu susah. Kalau dapat gelar doktor sarjana itu gampang, kalau Gus susah. Nah, kemudian ada pertemuan alumni pesantren Tebu Ireng seluruh Indonesia. Syukur alhamdulillah saya dikasih gelar Gus. Cuma waktu itu namanya harus diganti, jadi bukan Gus Ramli tapi Gus Romli," kata RR.

RR belakangan diberi tahu kenapa namanya diganti. Nama Gus Romli dikaitkan dengan ramalan Jayabaya: Notonegoro. Dipercaya bahwa pemimpin yang membuat Indonesia makmur dan hebat adalah No merujuk nama Soekarno, To merujuk nama Soeharto, kemudian Ro merujuk nama Romli.

"Itu sebetulnya doa," ucap RR, kembali disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

Sebelum Gus Mujib menyampaikan pertanyaan tersebut, RR memaparkan soal kondisi terkini perekonomian Indonesia yang menurutnya tertinggal jauh dari negara-negara tetangga baik di Asia Tenggara maupun di Asia. RR yang pernah menjabat Menko Perekonomian era pemerintahan Gus Dur dan penasihat ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa ini juga menyampaikan cara bagaimana ekonomi Indonesia bisa tumbuh 10 persen. Selain itu dia memaparkan kesuksesan pemerintahan Gus Dur mengelola ekonomi negara setelah diterjang badai krisis tahun 1997/1998.

"Pas pemilu mari doanya kita ganti. Jangan ya Allah beri kami pemimpin tampan dan ganteng tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Jangan doanya beri kami 100 ribu. Kita ganti, ya Allah beri kami pemimpin yang bisa membuat Indonesia makmur dan hebar," kata RR mengakhiri pemaparannya, dijawab Amin hadirin.

Mendengar jawaban RR, Gus Mujib tak mau memperpanjang.

"Sekarang kita jelas, beliau sudah menjawab. Jadi kalau Ramli tidak bisa, kalau Romli insyaallah jadi gus. Kalau jadi gus bisa seperti Gus Dur. Mari kita baca fatihah semoga Allah betul-betul kasihan kepada Indonesia sehingga menjadi lebih baik. Mudah-mudahan Pak Rizal ramli ini termasuk didikan Gus Dur, dan kita termasuk santri gus dur, mudah-mudahan diberi keselamatan dan kelancaran, semoga Allah memberi jalan yang mudah bagi Pak Rizal. Al Fatihah..." ucap Gus Muhib.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya