Berita

Foto/Istimewa

Politik

Tentang Kekeliruan Pada Catatan Serius Untuk Jokowi

SABTU, 17 FEBRUARI 2018 | 01:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Terjadi kekeliruan pencantuman nama penulis pada artikel berjudul "Catatan Serius untuk Jokowi" yang dimuat Kantor Berita Politik RMOL pada hari Rabu, 17 Mei 2017. (Baca: Catatan Serius Untuk Jokowi)

Kekeliruan itu baru diketahui Jumat pagi (16/2) setelah redaksi membaca pesan di halaman Facebook praktisi televisi dan pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Saor Simanjuntak.

Pada penjelasannya, Saor Simanjuntak menegaskan bahwa artikel tersebut adalah hasil karyanya, bukan hasil karya pihak lain seperti yang tercantum pada artikel yang diterbitkan RMOL.


"Ini sebenarnya tulisan yang saya tulis tanggal 5 Mei 2017 pukul 15.37 Wib di laman FB (Facebook) saya. Tapi tulisan ini di jiplak tanpa ijin dan penulisnya diganti dengan nama Djoko Eddy Abdurahman, mantan anggota komisi III DPR sebagaimana yangg tertera dalam tulisan yang di sebarkan oleh portal RMOL. Kalau begini bisa dituntut enggak ya," tulis Saor.

Setelah membaca penjelasan Saor tersebut, Redaksi RMOL segera menelusuri secara internal dan menemukan bahwa telah terjadi kekeliruan dalam pencantuman nama penulis artikel tersebut.

Dari penelusuran di kalangan internal diketahui bahwa artikel itu ditemukan kru RMOL di sebuah grup Whatsapp dan karena menarik dibagikan di grup Whatsapp redaksi.

Kru RMOL yang menaikkan artikel tersebut mengira bahwa artikel tersebut ditulis oleh Djoko Edhi Sutjipto Abdurrahman yang memang kerap mengirimkan tulisan ke Redaksi RMOL. Di sinilah kekeliruan terjadi dan nama penulis pun tertukar.

Redaksi RMOL berterima kasih atas informasi sekaligus teguran yang disampaikan oleh Saor Simanjuntak dan mohon maaf atas kesalahan yang terjadi. Permohonan maaf juga disampaikan Redaksi RMOL kepada Djoko Edhi yang sempat diduga melakukan plagiasi, serta masyarakat pembaca.  

Redaksi RMOL telah melakukan perbaikan nama penulis pada artikel tersebut. [dem]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya