Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Memerangi Fitnah

KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 | 07:23 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

TERBERITAKAN bahwa Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menempuh langkah hukum atas proses hukum yang berkembang terkait pengusutan kasus dugaan korupsi proyek KTP-el. SBY merasa difitnah atas tuduhan melakukan intervensi dalam proyek KTP-el sewaktu menjabat presiden.

Jumpa Pers

Pada jumpa pers di kantor DPP Demokrat, Jakarta, Selasa 8 Februari 2018,  SBY menegaskan tidak pernah ada penyimpangan proyek KTP-el yang dilaporkan kepadanya selama menjabat presiden.


Setelah namanya muncul dalam persidangan kasus KTP-el, SBY mengaku meminta penjelasan soal proyek KTP-el kepada para mantan pembantunya sepertimantan Menko Polhukam, mantan Mendagri, mantan Jaksa Agung, mantan Mensesneg, mantan Sekretaris Kabinet, dan mantan Menko Perekenomian.

Dalam jumpa pers tersebut, SBY menceritakan berbagai tuduhan yang pernah diarahkan kepadanya antara  lainmenggerakkan dan mendanai aksi massa terkait kasus Basuki Tjahaja Purnama, dituduh menggerakkan orang melakukan pengeboman Istana, aksi demo sejumlah orang di depan rumahnya, pernyataan mantan Ketua KPK Antazari Azhar yang menyudutkannya.

This Is My War

Terkait kasus KTP-el ini, SBY merasa dirinya harus menempuh jalur hukum. Pasalnya, jika tidak melawan, dampaknya bisa membuat rakyat Indonesia percaya tuduhan tersebut.Sebelum membuat laporan, SBY juga mengungkap keraguan para kader Demokrat bahwa polisi akan menindaklanjuti laporan nantinya. "Saya masih percaya kepada Kabareskrim, saya percaya Kapolri dan Presiden RI. Mudah-mudahan beliau-beliau mendengar suara hati saya untuk menindaklanjuti apa yang saya adukan nanti," kata SBY.

SBY juga mengaku mendapat permintaan dari pengurus Demokrat dan para mantan Menteri untuk ikut mendampingi membuat laporan. Namun, SBY menolaknya. SBY mengaku ingin menghadapi tuduhan tersebut seorang diri."Ini perang saya, this is my war. Perang untuk keadilan! Yang penting bantu saya dengan doa," kata SBY.

Penegakan Hukum

Adalah wajar bahwa di alam demokrasi, sikap SBY memicu pro namun juga kontra . Ada yang menilai reaksi SBY berlebihan. Ada pula anggapan bahwa SBY sekedar menggantang asap akibat memang diragukan polisi akan menindaklanjuti aduan SBY.

Namun secara pribadi sebagai sesama warga Indonesia yang sedang risau kemelut  fitnah yang sedang merajalela di Tanah Air Udara tercinta  ini, saya dapat memahfumihasrat Susilo Bambang Yudhoyono menempuh jalur hukum.

Fitnah memang tidak pandang bulu maka dapat memangsa siapa pun termasuk anda dan saya.

Di samping membela diri dari angkara murka fitnah, pada hakikatnya SBY ingin mengajak bangsa, negara dan rakyat Indonesia untuk bersatupadu menegakkan hukum di persada Nusantara tercinta ini.  

Maka saya berdoa agar Yang Maha Kasih berkenan memberikan kekuatan lahir dan batin bagi SBY dalam menunaikan perang melawan fitnah.[***]


Penulis mendambakan perlindungan hukum bagi seluruh rakyat Indonesia


Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:04

RDPU dengan Komisi III DPR, Hotman Paris: Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan Janggal

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02

Kenaikan PT Bikin Partai di DPR Bisa Berguguran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:39

KPK Panggil Ketua KPU Lamteng di Kasus Suap Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:38

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:30

Great Institute: Ancaman Terbesar Israel Bukan Palestina, Tapi Netanyahu

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22

KPK Panggil Edi Suharto Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:06

IHSG Siang Ini Tergelincir, Nyaris Seluruh Sektor Merana

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:51

Rusia Pertimbangkan Kirim Bantuan BBM ke Kuba

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:29

Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan Jika PT Dinaikkan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27

Selengkapnya