Berita

Foto: Puspen TNI

Pertahanan

Patroli Indobatt XXIII-L Kembali Temukan UXO Di Distrik Az Zaqqiyah Lebanon

RABU, 14 FEBRUARI 2018 | 06:41 WIB | LAPORAN:

Tim Patroli Satgas Indobatt (Indonesia Battalion) Konga XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) kembali menemukan UXO (Unexploded Ordnance) di AoR Kompi Charlie UNP 9-2  wilayah Az Zaqqiyah Lebanon Selatan, belum lama ini.
 
Penemuan UXO tersebut berawal ketika Tim Patroli Kompi Charlie yang dipimpin Serda Mar Engga melaksanakan SFP 488 rutin di sekitaran compound.  Tatapan mata anggota patroli atas nama Kopda Mar Anton Subagio terhenti ketika melihat sesuatu benda yang mencurigakan.
 
Setelah dicermati dan diobservasi, dipastikan benda tersebut adalah sebuah UXO berjenis Granat Mortir 80 dan masih aktif.  Penemuan ini langsung dilaporkan ke TOC (Tactical Operation Center) Kompi Charlie dan dilanjutkan ke TOC Markas Battalion Indobatt di UNP 7-1.
 

 
TOC Markas Battalion melanjutkan ke LAF (Lebanese Armed Force) dan tidak berapa lama Tim EOD (Eksplosive Ordnance Disposal) yaitu tim penjinak bahan peledak dari LAF yang dipimpin Letnan Mussa Muhamad datang ke lokasi.
 
UXO berjenis Geranat Mortir 80 tersebut akhirnya dapat dijinakkan kemudian segera dibawa ke markas mereka sebagai barang bukti untuk segera dimusnahkan.
 
Menurut Komandan Kompi Charlie, Kapten Mar Taufiq Hidayat, Foot Patrol yang dilaksanakan anggotanya adalah patroli rutin mengingat kondisi di area operasi Kompi Charlie ini sangat rawan.

"Kemungkinan penemuan UXO ini merupakan sisa-sisa konflik di Lebanon beberapa waktu yang lalu," tuturnya.

Secara terpisah di sela-sela kunjungannya di Kompi Alfa, Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto mengucapkan terima kasih atas kinerja anggotanya yang benar-benar fokus dalam menjalankan tugas. 

"Saya mengapresiasi kinerja anggota dalam menjalankan tugas. Dalam kurun waktu 2 minggu belakangan ini, Satgas kami sudah dua kali menemukan UXO, pertama di wilayah Tulin, dan kedua di Az Zaqqiyah AoR Kompi Charlie," jelasnya.[wid] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya