Berita

Nusantara

Alexis Bantah Minta Maaf, Anies Bilang Sabar Tiga Kali

SELASA, 13 FEBRUARI 2018 | 16:34 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, angkat bicara tentang bantahan dari pihak manajemen Alexis Group tentang permintaan maaf karena menggelar bisnis prostitusi.

Sebelumnya, Anies menjelaskan bahwa Alexis Group mengaku bersalah karena melakukan praktik prostitusi di bar 4play. Namun, Alexis Group membantah klaim Anies.

Beberapa saat lalu, Anies menegaskan lagi bahwa pihak Alexis sudah diperiksa dan dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh Pemprov DKI Jakarta. Pada saatnya, Pemprov bakal menunjukkan benar ada permintaan maaf dari manajemen Alexis.


"Nanti saya tunjukkan," kata Anies di kawasan Kota Tua, Jakarta, Selasa (13/2).

Saat ini, Anies tidak mau membeberkan bukti perminaan maaf dari Alexis.

"Sabar, sabar, sabar," ucap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Pekan lalu, Anies mengungkapkan bahwa manajemen Alexis sudah mengaku bersalah dalam dugaan bisnis prostitusi tempat Karaoke 4Play.

"Sudah diperiksa dan hasil pemeriksaan ada BAP-nya dan mereka mengaku salah," ujar Anies.

Belakangan pernyataan Anies dibantah pihak Alexis. Legal Consultant Alexis, Lina Novita, menegaskan, pihaknya tidak pernah membuat pengakuan bersalah tentang prostitusi di Karaoke 4Play.

"Bahwa kami tidak pernah membuat pengakuan bersalah terkait adanya praktik prostitusi di tempat kami (4Play)," tegas Lina Novita dalam keterangan pers yang diterima wartawan.

Lina pun membantah klaim Anies bahwa pihak Alexis telah diperiksa dan dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh Dinas Parawisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI.

"Pihak kami tidak pernah merasa membuat Berita Acara Pemeriksaan, dan apabila ada keterangan dari pihak kami maka hal tersebut bukanlah hasil berita acara pemeriksaan (BAP) yang dimaksudkan untuk bukti hukum," tepis Lina. [ald]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya