Berita

Pertahanan

Singapura: MV Sunrise Glory Penyelundup Sabu Terdaftar Di Taiwan

SENIN, 12 FEBRUARI 2018 | 17:18 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Central Narcotics Bureau of Singapore (CNB) meluruskan berita tentang penangkapan kapal berbendera Singapura yang memasuki perairan Batam pada Rabu (7/2).

Kapal itu adalah MV Sunrise Glory yang diamankan KRI Sigurot 864 karena mengangkut narkoba jenis sabu seberat lebih dari 1 ton.

Kapal itu sudah lama menjadi Target Operasi (TO) jajaran TNI AL karena dicurigai menjadi kapal pengangkut narkoba lintas negara.


Biro anti narkotika Singapura menegaskan bahwa perahu itu bukan kapal yang terdaftar di Singapura.

"Kapal itu terdaftar di Kaoshiung, Taiwan, dengan nama Shun De Man No.66. Penyelidikan awal oleh pihak berwenang Indonesia menunjukkan bahwa pada saat intersepsi, sindikat Taiwan telah menggunakan nama fiktif Sunrise Glory untuk kapal dan secara ilegal mengibarkan bendera Singapura," jelas CNB dalam situs resminya.

CNB menjelaskan bahwa investigasi oleh pihak berwenang Indonesia masih berlangsung.

Kapal MV Sunrise Glory ditangkap di Perairan Selat Philips, dengan kordinat 01.08.722 U/103.48.022 T karena melintas masuk perairan indonesia dengan mengibarkan bendera Singapura.

Saat penangkapan, hanya ditemukan empat orang anak buah kapal dan mengaku berkewarganegaraan Taiwan. Narkoba berupa sabu dibungkus 41 karung beras dengan perkiraan berat 1000 Kg. [ald]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya