Berita

Bambang Soesatyo

Pertahanan

Ketua DPR Apresiasi TNI AL Cegah Penyelundupan Narkoba

SENIN, 12 FEBRUARI 2018 | 16:55 WIB | LAPORAN:

RMOL.  Keberhasilan TNI AL menggagalkan penyelundupan 1,1  ton narkoba jenis sabu diharapkan menjadi pemacu semangat  dalam pemberantasan narkoba di dalam negeri.

"Penggagalan penyelundupan narkotika golongan satu jenis sabu seberat 1,1 ton, oleh unit satuan khusus Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV/Lanal Batam TNI AL, bersama BNN, dan Bea Cukai, patut diapresiasi, " kata Ketua DPR RI,  Bambang Soesatyo, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (12/2).

Selaku Ketua DPR, Bambang meminta Komisi I DPR RI terus mendorong Panglima TNI mengkoordinasikan TNI AL, Kepolisian Laut, BNN, dan Bea Cukai dalam mencegah masuknya narkoba ke Indonesia sebagaimana diatur UU 34/2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI).


Politikus Partai Golkar ini tidak lupa meminta Komisi III DPR mendorong Kejaksaan Agung mengeksekusi terpidana mati kasus narkoba yang hukumannya telah berkekuatan hukum tetap.

"Agar memberikan efek jera," ungkap Bambang.

Komisi III harus mendorong Kepolisian dan BNN meningkatkan kinerja dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba. Selain itu, agar secepatnya mempersiapkan pengganti pimpinan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga sudah memberikan penghargaan kepada seluruh kru kapal KRI Sigurot 864 yang berhasil membekuk kapal MV Sunrise Glory di Perairan Batam.

Ia berharap, sinergitas TNI dengan instansi lain seperti BNN, Polri, Bea Cukai dan unsur lainnya terus digiatkan karena terbukti mempu menghalau masuk narkoba ke wilayah RI.

Lebih dari satu ton sabu tersebut dibawa Kapal MV Sunrise Glory dengan menyamarkannya di antara tumpukan karung beras. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya