Berita

Sri Mulyani Indrawati/RMOL

Politik

Sri Mulyani Sedang Tiru Jualan Jokowi Bagaimana Jadi Presiden

SENIN, 12 FEBRUARI 2018 | 14:05 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Dalam World Government Summit yang diadakan di Dubai, UAE, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendapatkan penghargaan sebagai menteri terbaik di dunia. Politisi Gerindra Bastian P. Simanjuntak menengarai hal itu bukan sekedar penghargaan namun diduga bagian dari usaha Sri Mulyani Indrawati menuju Pilpres 2019 sebagaimana dilakukan Jokowi pada saat jelang Pilpres 2014.

"Pada saat itu The City Mayors Foundation menempatkan Jokowi sebagai Walikota terbaik ke-3 di dunia. Hari ini giliran Sri Mulyani Indrawati yang mendapat penghargaan setahun sebelum pilpres dilaksanakan," kata Bastian kepada redaksi sesaat lalu.

Padahal mengutip apa yang dikatakan mantan Menkeu Chatib Basari, kata Bastian, ekonomi Indonesia stagnan dan kalah dibandingkan negara-negara tetangga. Chatib menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tertinggal dari beberapa negara tetangga yang sudah menembus di atas 6 persen seperti Malaysia dan Filipina. Pertumbuhan ekonomi Singapura 5,5 persen, Malaysia 6,2 persen, Thailand 6 persen, Filipina 6,9 persen, dan Vietnam 7,5 persen, sementara Indonesia stagnan di 5 persen.


"Kenyataan ini bila dikaitkan dengan penghargaan yang diterima Sri Mulyani tidaklah pantas. Bagaimanapun sebagai menteri keuangan, dia memiliki tanggung jawab atas apa yang terjadi pada ekonomi Indonesia. Wajar saja bila muncul dugaan bahwa pemberian penghargaan merupakan skenario menuju pilpres 2019. Bagi Sri Mulyani yang pernah bekerja di Bank Dunia, tentu tak sulit baginya meraih penghargaan dari dunia internasional," papar pengurus DPD Gerindra DKI Jakarta ini.

Publik tinggal menunggu apakah Sri Mulyani benar-benar akan mencontoh Jokowi menuju pilpres 2019. Satu hal yang pasti, penghargaan dari lembaga atau forum internasional sangatlah laku keras dijual untuk pencitraan.

"Setidaknya sudah terbukti pada Jokowi, popularitas dan elektabilitasnya terus meningkat setelah media-media memviralkan penghargaan atas dirinya," tukas Bastian. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya