Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Peradaban Kerukunan Umat Beragama

SENIN, 12 FEBRUARI 2018 | 08:35 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

AKHIR-akhir ini di persada Nusantara mendadak tampil fenomena kekerasan terhadap para pemuka agama. Kyai dianiaya, biksu diperkusi, pastor dibacok.

Saya merasa prihatin bahkan sangat prihatin terhadap segenap prahara kekerasan tersebut. Di samping merupakan pelanggaran HAM dan Kemanusiaan Adil dan Beradab, rentetan angkara murka kekerasan tersebut memicu kesan bahwa pilar-pilar peradaban kerukunan umat beragama di persada Nusantara ini sedang mengalami krisis keruntuhan bahkan kemusnahan.

Tidak Dibenarkan


Tidak perlu diperdebatkan lagi bahwa kekerasan oleh manusia terhadap sesama manusia dengan alasan apa pun tidak layak dibenarkan. Apalagi kekerasan oleh manusia terhadap sesama manusia yang dilakukan dengan alasan agama jelas makin tidak layak dibenarkan sebab semua agama TIDAK sekali lagi : TIDAK mengajarkan kebencian namun kasih sayang.

Mengenai fakta bahwa memang ada manusia melakukan kekerasan terhadap sesama manusia dengan alasan agama maka serta merta bukan merupakan urusan  agama namun ranah hukum. Dan hukum juga tidak membenarkan kekerasan.

Memang membela agama kerap digunakan sebagai alasan melakukan kekerasan namun seyogianya sang pelaku kekerasan sadar bahwa membela agama dapat dilakukan tanpa melakukan kekerasan. Justru cara membela agama yang paling luhur dan mulia bukan dengan melakukan kekerasan terhadap sesama manusia namun justru dengan mempersembahkan kasih sayang kepada sesama manusia.

Peradaban


Maka besar harapan saya bahwa masyarakat Indonesia yang di masa kini telah dihormati oleh masyarakat dunia sebagai suri teladan masyarakat yang paling berhasil menegakkan pilar-pilar peradaban kerukunan antar umat beragama berkenan mau dan mampu menerawang gejala kekerasan terhadap para pemuka agama, bukan dengan lensa politik yang berkabut prasangka dan kebencian namun dengan lensa kesadaran hukum dan kasih sayang.

Berhentilah mereka menduga, menyangka, menafsirkan apalagi menuduh sekedar berdasar prasangka apalagi kebencian sebab alih alih berdampak menjernihkan malah memperkeruh suasana yang sudah keruh.

Marilah kita menyerahkan setiap kasus kekerasan yang dilakukan oleh manusia terhadap sesama manusia kepada para penegak hukum untuk menindak dan menghukum para pelaku kekerasan.

Apabila sang pelaku kekerasan kebetulan beragama A, janganlah kita membiarkan nila setitik merusak susu sebelanga dengan menghakimi bahwa seluruh umat beragama A adalah sang pelaku kekerasan.

Marilah kita bersatupadu dalam membuktikan bahwa Indonesia adalah negara hukum dengan masyarakat yang paling berhasil dalam perjuanganmenegakkan pilar-pilar peradaban kerukunan umat beragama di planet bumi masa kini.[***]


Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan


Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:04

RDPU dengan Komisi III DPR, Hotman Paris: Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan Janggal

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02

Kenaikan PT Bikin Partai di DPR Bisa Berguguran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:39

KPK Panggil Ketua KPU Lamteng di Kasus Suap Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:38

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:30

Great Institute: Ancaman Terbesar Israel Bukan Palestina, Tapi Netanyahu

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22

KPK Panggil Edi Suharto Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:06

IHSG Siang Ini Tergelincir, Nyaris Seluruh Sektor Merana

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:51

Rusia Pertimbangkan Kirim Bantuan BBM ke Kuba

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:29

Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan Jika PT Dinaikkan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27

Selengkapnya