Berita

Herman Deru/KBP

Politik

Pasangan Dadakan Bakal Sulit Menang Di Sumsel

KAMIS, 08 FEBRUARI 2018 | 21:13 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel) telah memasuki babak pertarungan citra, ide dan gagasan. Beberapa pasangan mulai menebar janji dan slogan bertarget. Ada yang janji dua tahun bisa, ada lagi yang janji satu tahun beres.

Ada empat pasangan Cagub dan Wagub yang sudah terdaftar di KPU Sumsel. Mereka adalah Herman Deru-Mawardi Yahya, Ishak Mekki-Yudha Pratomo, SaefudinAswar-Rivai Irwansyah dan Dodi Reza-Alex Giri Ramanda N Kiemas.

Namun, pasangan dadakan diyakini akan sulit mendongkrak popularitas dan elektabilitas calon.


Demikian disampaikan pengamat politik yang juga Direktur Konsepindo Research and Consulting Jakarta, Veri Muhlis Arifuzzaman, kepada Kantor Berita Pemilu (KBP), Kamis (8/2).

"Mereka yang mulai sibuk kampanye setelah mendaftar, akan sulit menang," kata Veri.

Menurut Veri Muhlis, Pemilihan Gubernur Sumsel memang menarik diperhatikan mengingat pesertanya adalah figur-figur ternama dan memiliki jabatan penting sekarang atau sebelumnya

Namun, lanjut Veri, dari sudut pandang pemenangan pemilu, proses pengusungan dan berpasangannya,  para figur itu telah menunjukan seperti apa persiapan masing-masing.

Tak bisa dibantah kata Veri, ada beberapa figur yang mendadak berpasangan.

“Tentu pasangan dadakan ini akan sulit mendongkrak popularitas apalagi elektabilitas,” katanya.

Veri Muhlis menjelaskan, secara teori agak sulit bagi tiga bakal pasangan calon yang ada untuk mengejar ketertinggalan elektabilitas dari Herman Deru-Mawardi Yahya. Menurutnya selain masih kuatnya strong supporter Herman Deru di pilkada lima tahun lalu, pergerakan kampanye Herman Deru dan Mawardi Yahya juga cukup elegan.

“Mereka, terutama Deru, berhasil meyakinkan publik bahwa satu dasawarsa kepeimpinan Alex Noerdin sudah cukup. Kini saat yang tepat baginya menggantikan Alex dan memperbaharui semua kegagalan, kelemahan dan kekurangannya,” ungkapnya.

Sementara Sahrun Shobri perwakilan tim Herman Deru-Mawardi Yahya (HDMY), menyatakan, Herman Deru mempunyai jaringan yang telah terbentuk sejak lama telah bekerja secara alamiah dan naluriah tetapi ber arah.

"Para korkab (koordinator kabupaten) dan korcam (koordinator kecamatan) lebih banyak sibuk di lapangan bekerja membangun jejaring luas pemenangan di lapis bawah ketimbang sibuk beropini di media sosial," katanya.

Dalam 5 bulan tersisa ke hari pemungutan suara, kata Shobri,  akan benar-benar diisi dengan gerakan lapis bawah. Kampanye berbasis komunitas akan terjadi di semua area dari mulai area provinsi, kabupaten kota, kecamatan, desa hingga ke TPS-TPS.

“Cara kerja ini telah menuai hasil, setahun lalu menurut survei, elektabilitas Bang Herman Deru ada di kisaran 20 persenan, kini bahkan saat sudah berpasangan, elektabilitas sudah melambung di kisaran 40 persenan, kita akan jaga dan tingkatkan ini,” katanya. [san]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya