Berita

Pilkada/net

Politik

Pertarungan Antar Suku Bakal Warnai Pilkada Papua, Ini Penyebabnya

KAMIS, 08 FEBRUARI 2018 | 20:13 WIB | LAPORAN:

Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) Bawaslu beberapa waktu lalu, menempatkan Papua di posisi pertama. Kemudian diikuti Maluku dan Kalimantan Barat (Kalbar). Apa penyebabnya?

"Paling tinggi adalah Papua, karena faktor suku, tokoh agama dan tokoh adat. Kedua Maluku, ketiga Kalbar. Kalbar meningkat kan sekarang," kata Anggota Bawaslu, Rahmat Bagja dalam diskusi di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (8/2).

Bawaslu, kata Bagja, mengkhawatirkan akan terjadi politik identitas akibat faktor kesukuan tersebut. Apalagi, ketiga daerah tersebut masih kuat sistem kesukuannya.


"Ini jadi masalah kalau ada pembakarnya, politik identitas. Ini jadi faktor penting kenapa tiga daerah itu tertinggi. Papua jelas kan? Suku jadi masalah penting di Papua. Oleh sebab itu, siapapun yang berhadapan head to head pada pilkada Papua nanti adalah (pertarungan) suku dengan suku," pungkas Bagja.

Selain Bagja, hadir pembicara lain dalam diskusi publik dan media bertema "Pilkada Tanpa Sara, Memperkuat Ketahanan Sosial Untuk Pilkada Damai" itu. Antara lain, Ketua Satgas Nusantara Polri Irjen Pol Gatot Edi Pramono, Ketua PBNU Robikin Emhas dan budayawan Radhar Panca Dahana. [san]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya