Berita

Net

Olahraga

Tunggak Gaji Pemain, Klub Terancam Tidak Lolos Verifikasi

KAMIS, 08 FEBRUARI 2018 | 19:29 WIB | LAPORAN:

Klub-klub sepak bola yang masih memiliki sisa pembayaran dari musim 2017 lalu harus segera menyelesaikan tanggungan mereka. Bila klub-klub itu masih memiliki tanggungan maka terancam tidak bisa mengikuti Liga 1 musim 2018.

Sekjen Badan Olah Raga Profesional Indonesia (BOPI) Heru Nugroho menyebut pihaknya menerima sejumlah pengaduan terkait adanya klub yang belum melunasi hak pemain. BOPI memastikan hal ini tak akan berlanjut dan terulang lagi pada musim 2018.

"Klub-klub peserta liga satu atau dua yang tidak memenuhi kewajibannya membayar gaji, honor pemain, perangkat pertandingan bukan mustahil tidak lulus verifikasi," jelasnya kepada wartawan, Kamis (8/2).


Heru mengaku telah mendapat informasi ihwal penyebab tunggakan tersebut. Klub-klub peserta kompetisi musim lalu belum menerima sepenuhnya hak mereka dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) karena proses pencairan dana sponsor ke operator kompetisi belum tuntas. PT LIB sendiri telah mengakui berutang pada klub dan berjanji bakal melunasi kewajiban mereka sebelum menggelar kompetisi musim 2018.

Terkait kondisi itu, Heru menegaskan bahwa BOPI tidak akan ikut campur. Menurutnya, hal tersebut adalah urusan antara operator dan klub-klub peserta.

"Bagi kami terpenting adalah semua klub peserta liga satu dan liga dua harus bersih, tidak punya utang pada pemain atau perangkat pertandingan lainnya," jelasnya.

Selain bebas tanggungan pada pemain, ofisial, dan perangkat pertandingan, masih ada hal lain yang harus diperhatikan klub. Hal-hal tersebut adalah pemenuhan kewajiban mematuhi prosedur penggunaan pemain, ofisial atau perangkat pertandingan asing.

"Mereka mutlak memiliki KITAS dan IMTA, sebelum diturunkan ke lapangan," tutur Heru.

Sebelumnya, BOPI telah memastikan kesiapan mereka untuk menjalankan prosedur verifikasi pada peserta kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2018. Kol. (Cba) Iman Suroso kembali dipercaya untuk memimpin tim tersebut.

Ketua Umum BOPI Mayjen (Purn) Noor Aman memastikan bahwa musim 2018 proses verifikasi akan diperketat. Hal tersebut dilakukan mengingat wajah kompetisi sepak bola profesional di Indonesia masih memperlihatkan bebeberapa masalah mendasar. Bukan saja terkait dengan usaha peningkatan prestasi dan kepatuhan terhadap hukum negara tapi juga masalah fairplay yang berkecenderungan menodai usaha pengembangan industri olah raga.

Heru menggarisbawahi prosedur verifikasi ketat yang akan dilakukan BOPI. Pasalnya, berdasar pengalaman verifikasi pada tahun-tahun sebelumnya, masih ada klub-klub yang sebenarnya belum memenuhi persyaratan sebagai klub profesional tapi dapat diluluskan. Hal itu karena ada semacam toleransi yang diberikan pemerintah.

"Tahun ini kami yakin pemerintah tidak akan memberikan toleransi lagi. Karena persepakbolaan nasional terutama yang aktif di sektor profesional harus dapat memperbaiki diri agar mendapat apresiasi total dari masyarakat dan para sponsor," tegas Heru. [wah]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya