Berita

RMOL

Politik

Pemuda Tani Sumbar Dukung TGB Zainul Majdi Jadi Pemimpin Nasional

RABU, 07 FEBRUARI 2018 | 19:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Para pemuda yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pemuda Tani Sumatera Barat (FKPT Sumbar) mendeklarasikan dukungan kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang untuk maju dalam Pemilihan Presiden 2019.

Juru Bicara FKPT Sumbar M. Arif mengatakan, dukungan kepada TGB dari pemuda tani muncul setelah melihat komitmen dan prestasinya terhadap pembangunan pertanian, pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan selama menjabat sebagai gubernur NTB.

"Kami berharap prestasi ini bisa dilanjutkan di level nasional," katanya di Kota Padang, Rabu (7/2).


Menurut Arif yang juga lahir dari keluarga petani, di bidang pertanian, komitmen TGB bisa dinilai dari keberaniannya menjadikan sektor itu sebagai unggulan pembangunan ekonomi bersama pembangunan pariwisata.

"Beliau berani untuk menyingkirkan sektor pertambangan yang dinilai hanya memberikan keuntungan kecil, tidak menciptakan pemerataan dan berdampak buruk pada lingkungan," ujarnya.

Tidak hanya komitmen, TGB juga menunjukkan kinerja sangat baik di bidang pertanian. Salah satunya adalah komoditas padi dan jagung yang mengalami surplus produksi. Produksi padi NTB per tahun mencapai 2,3 juta ton sedangkan jagung mencapai 2,1 juta ton.

Selain itu TGB juga menunjukkan pembelaan terhadap produksi pangan lokal dengan menolak impor. Saat pemerintah pusat memutuskan impor beras dan beras impor hendak dimasukkan ke NTB, TGB pun menolak.

"Dia bahkan berani meminta pemerintah pusat lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan impor beras, dan mengingatkan pemerintah pusat agar tidak mendemoralisasi petani dengan impor," papar Arif.

TGB juga berani bersikap kritis terhadap pemerintah pusat terkait impor jagung. Dia melakukan protes karena jagung petani hanya dihargai Bulog Rp 2.000 hingga Rp 2.500 per kilogram. Namun, ternyata Bulog justru impor jagung dengan harga Rp 3.000 per kilogram.

Lanjut Arif, jika harga jagung petani dihargai sama dengan jagung impor tentu kesejahteraan petani akan lebih meningkat. Saat ini, tingkat kesejahteraan petani secara relatif terus menurun, sebab nilai tukar produk pertanian terus menurun dibanding produk industri.

"Keteguhan TGB ini terbukti karena ternyata sektor pertanian yang dibangun justru menjadi pemicu tumbuhnya perekonomian sekaligus pemerataan ekonomi di NTB," beber Arif.

Untuk itu, FKPT Sumbar berkeyakinan dengan prestasinya, TGB mampu mentransformasikan keberhasilan pembangunan dan pemerataan ekonomi, khususnya lewat pembangunan pertanian yang ditransformasikan ke level nasional

"Kalau TGB mau capres kami senang, bila hanya berkenan sebagai cawapres kami dukung. Namun kami doakan Tuan Guru mau menerima dukungan kami sebagai calon pemimpin nasional," tegas Arif. [wah]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya