Berita

Pertahanan

Ratusan Marinir Akan Berenang Seberangi Selat Sunda

RABU, 07 FEBRUARI 2018 | 18:41 WIB | LAPORAN:

. Tiga ratus perenang jarak jauh andalan Korps Marinir TNI AL akan berenang melintasi Selat Sunda sejauh 39 Km.

Ratusan perenang akan memulai aksinya di malam hari dari Dermaga Pelabuhan PT. Bandar Bakau Jaya, Bakauheni Lampung, pada Jumat 2 Maret 2018 pukul 21.00, hingga diperkirakan tiba di Pantai Tanjung Sekong, Dermaga PT. Jumbo Power Int. Merak, Banten, sekitar pukul 09.00-11.00 WIB pada esok harinya.

Dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Graha Marinir Jakarta, hari ini (Rabu, 7/2)), Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, mengatakan, aksi "gila" para perenang Marinir bersama perenang TNI lainnya merupakan acara pokok dari event Lomba Renang Lintas Selat Sunda 2018. Acara ini digelar Korps Marinir sebagai bagian rangkaian acara HUT ke-72 Korps Marinir yang jatuh 15 November 2017 lalu.


Selain lomba renang, Korps Marinir menggelar pula lomba dayung lintas Selat Sunda dengan jarak sama yang akan diikuti 576 pendayung (72 tim) dari perwakilan satuan-satuan Korps Marinir yang tersebar di seluruh Indonesia.

Untuk menjaga keamanan dan keselamatan para peserta lomba, mengingat tingkat kesulitan dan tantangan lomba yang cukup besar karena dilaksanakan malam hari dalam cuaca dan gelombang Selat Sunda yang tidak menentu, panitia menyiapkan helikopter, kapal perang, dan puluhan perahu karet maupun Sea Rider yang akan memantau peserta sepanjang lintasan lomba dari start hingga finish.

Menurut Dankormar, selain acara lomba renang dan dayung lintas Selat Sunda, akan diselenggarakan pula kegiatan Pengobatan dan Sunatan Masal pada 1-2 Maret mendatang di Balai Pertemuan Gontor-9, Desa Tajimalela, Kalianda, Lampung Selatan, dan agenda Lomba Rakyat.

Lomba Rakyat diadakan di Lampung pada hari Jumat 2 Maret 2018 di Pelabuhan Bakauheni dan pada hari Sabtu 3 Maret 2018 di Pantai Tanjung Sekong. Lomba Rakyat terdiri dari Lomba Renang Laut Jarak Dekat Untuk Pelajar, Lomba Bola Volley Pantai Putra Putri, Lomba Rampak Bedug Untuk Pelajar, Lomba Panjat Pinang Untuk Masyarakat, Lomba Kuliner Ikan untuk Ibu-Ibu PKK, dan Lomba Menggambar Dan Mewarnai Untuk Anak bertema Maritim.

Lomba Renang dan Dayung melintasi Selat Sunda tercatat sebagai event lomba renang dan dayung dengan jarak terjauh di Indonesia. Agenda ini telah diselenggarakan Korps Marinir sejak 1991, dan tahun ini merupakan event lomba yang ke-9.

Dalam pelaksanaan-pelaksanaan sebelumnya, tercatat beberapa kejadian menarik. Di antaranya, pada penyelenggaraan lomba yang ke-2 (1992), ada dua perenang Marinir dinyatakan hilang akibat dihantam gelombang dan arus yang cukup kuat sehingga terpisah dari rombongan. Dua hari kemudian, dua perenang ini ditemukan terdampar di Pulau Sangeang dan diselamatkan oleh turis Jepang yang sedang melakukan penelitian di pulau tersebut.

Sedangkan pada pelaksanaan lomba yang ke-7 (2007), seorang perenang, Prada Mar Dedi (anggota Yonif-6 Marinir), nyaris dinyatakan hilang karena terbelit pusaran air laut di luar pantauan tim SAR, namun berhasil menyentuh garis finish pada pukul 24.05 WIB, setelah berenang selama 22 jam 5 menit.

Waktu tempuh tercepat untuk Lomba Renang adalah 9 jam 47 menit 05 detik, yang diraih Praka Mar Tayuri pada 1996. Sedangkan waktu tempuh tercepat untuk lomba dayung adalah 3 jam 36 menit 07 detik oleh tim dayung Yonif-6 Marinir yang diraih pada tahun yang sama. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya