Berita

Pertahanan

Panglima TNI: Siber, Biologis Dan Kesenjangan Adalah Ancaman Potensial

RABU, 07 FEBRUARI 2018 | 16:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Era disrupsi sekarang mengandung tiga ancaman potensial yang harus diatasi, yaitu ancaman siber, biologis dan kesenjangan sosial. Meski ketiganya berbeda ranah, tetapi secara prinsip memiliki benang merah yang dapat mempengaruhi satu sama lain.
 
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, saat memberi pembekalan pada acara Rapat Kerja Gubernur Seluruh Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (7/2).
 
Menurut Hadi Tjahjanto, kesenjangan merupakan perpaduan dari inovasi disruptif di bidang teknologi siber dan bidang biologi. Inilah yang menjadi akar persoalan dari berbagai paham kekecewaan yang berorientasi pada populisme, ekstrimisme dan radikalisme.  


"Semakin besar kesenjangan itu terjadi, akan semakin tumbuh subur berbagai paham kekecewaan yang berusaha mendeligitimasi kekuasaan pemerintah yang sah, melalui cara-cara yang cenderung bersifat inkonstitusional," jelasnya.
 
Panglima TNI menjelaskan, perkembangan teknologi siber bisa menciptakan "lone wolf" atau pelaku teror perorangan. Kemajuan teknologi mempermudah membuat "profiling" seseorang. Pembinaan pun dilakukan lewat jaringan internet.

"Melalui jaringan teknologi itu, para lone wolf bisa merancang sendiri senjata untuk melakukan teror. Apalagi dengan perkembangan sekarang, aktivisual intelijen bisa membuat apapun. Ini adalah ancaman siber," ujarnya. [ald]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya