Berita

Menteri Puspayoga: Pola Kemitraan Wujudkan Pemerataan Kesejahteraan

SELASA, 06 FEBRUARI 2018 | 20:58 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Koperasi dan UKM, Puspayoga, melakukan panen perdana kacang tanah bersama Bupati Bojonegoro, Suyoto, di Desa Alang Kemangi, Kecamatan Dander,  Bojonegoro, Senin (5/2).

Hadir pula Direktur Pinbas MUI, Azrul Tanjung, dan Komisaris Garuda Food Group, Hartono Atmadja.

Panen perdana di atas lahan seluas 6,5 ha ini merupakan hasil kemitraan antara Pinbas MUI, Garuda Food, Perhutani dengan  petani yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).


Menteri Puspayoga mengapresiasi pola kemitraan ini, yang dinilainya sebagai model yang bisa mewujudkan program Presiden Jokowi untuk pemerataan kesejahteraan rakyat.

"Pertumbuhan ekonomi itu tidak hanya pertumbuhan untuk segelintir orang,  tapi bisa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Salah satu jawabnya melalui program kemitraan ini," kata Puspayoga usai panen perdana kacang tanah.

Menteri mengatakan, model ini memberikan keuntungan siginifikan bagi petani. Satu hektare lahan kacang tanah dapat menghasilkan pendapatan Rp18 juta tiap panen, sedangkan biaya produksi hanya Rp 4 juta.

"Artinya,  dari tiap hektare keuntungan petani Rp14 juta. Kalau satu hektare dikelola 1 KK,  pendapatannya lumayan besar. Model ini harus dikawal terus agar bisa berhasil," lanjut Puspayoga.

Menteri Puspayoga meminta agar petani membentuk koperasi agar lebih memudahkan petani melakukan kegiatannya mulai dari pengadaan bibit,  pembelian pupuk dan pemasaran.

Hartono Atmadja mengatakan, pihaknya sangat bangga bisa bermitra dengan para kelompok petani kacang tanah dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Dia menegaskan program kemitraan akan terus dijalankan sesuai dengan misi perusahaan untuk memberi makna bagi masyarakat.

Syafii Latuconsina, PIC Pinbas untuk pemberdayaan ekonomi umat berbasis pertanian, mengatakan, kerjasama dengan petani dilakukan oleh MUI secara nasional. Khusus di Bojonegoro, pemberdayaan melalui pertanian kacang tanah.

Disebutkan, lebih dari 8000 petani yang tergabung dalam LMDH akan menanami 2200 hektare tanah milik Perhutani.  Adapun Garuda Food menjamin pembelian hasil panen dengan harga yang telah disepakati, sekitar Rp 5400/kg.

Menurutnya kemitraan ini berhasil mengangkat pendapatan petani. PINBAS bertindak  memberikan pendampingan cara bertani yang benar sehingga produksi meningkat, rata-rata 3-4 ton per hektare. PINBAS juga memberikan bantuan kredit modal kerja untuk mendukung petani tidak berhenti menanam dengan alasan tidak punya modal.

Panen perdana kacang tanah merupakan  tindak lanjut Kongres Ekonomi Umat. MUI melalui Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (Pinbas) MUI dan KSP menggandeng PT Perhutani dan Garuda Food, meluncurkan program baru yaitu AGRIKANAS (Agribisnis Kacang Nasional) di Bojonegoro, Jawa Timur.

Realisasi tahap pertama kemitraan diwujudkan dengan  pelaksanaan  tanam raya perdana kacang tanah di Desa Dander, Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur pada 31 Oktober 2017. [ald]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya