Berita

Jacob Zuma/Net

Dunia

Jacob Zuma Menolak Mundur Dari Kursi Presiden Afsel, Partai Berkuasa Gelar Pertemuan

SELASA, 06 FEBRUARI 2018 | 09:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Partai berkuasa Afrika Selatan, ANC menyerukan digelarnya pertemuan badan utama partai besok (Rabu, 7/2). Pertemuan itu diserukan di tengah tekanan yang semakin besar pada Presiden Jacob Zuma untuk mundur.

Dalam sebuah pernyataan, ANC mengatakan bahwa pertemuan tersebut diminta untuk membahas pengelolaan transisi antara pemerintahan Zuma dan Ramaphosa.

Pada hari Senin kemarin (5/2), politisi senior mengadakan pertemuan darurat di Johannesburg untuk membahas masa depan Zuma.


Zuma sendiri telah menolak seruan untuk membatalkan tuduhan korupsi.

Dia diganti sebagai pemimpin partai pada bulan Desember, dan wakil dan penggantinya, Cyril Ramaphosa akan masuk ke dalam kepresidenan jika dia dipanggil oleh ANC.

Seorang juru bicara ANC mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa pemecatan Presiden Zuma tidak masuk dalam agenda pada pertemuan awal pekan ini.

Kepresidenan Zuma telah dibayangi oleh tuduhan korupsi.

Dalam beberapa tahun terakhir, hubungannya dengan keluarga Gupta kelahiran India yang kaya, yang diduga telah mempengaruhi pemerintah melalui hubungan mereka dengan Zuma, telah menyebabkan popularitasnya menurun.

Baik Zuma dan Guptas membantah tuduhan tersebut.

Bukan hanya itu, semasa pemerintahan Zuma, tingkat pengangguran juga naik menjadi sekitar 28 persen.

Akibatnya, banyak orang di ANC takut kepresidenannya telah menjadi racun dan menyakiti kedudukan partai tersebut. Hal itu terlihat dalam pemilu 2016 lalu ketika ANC kehilangan tempat bagi Aliansi Demokratik oposisi (DA) dan Economic Freedom Fighters (FPFF). [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya