Berita

Penahanan oposisi/BBC

Dunia

Krisis Politik, Maladewa Tahan Bekas Presiden

SELASA, 06 FEBRUARI 2018 | 06:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan presiden Maladewa, yang berkuasa selama tiga dekade ditangkap di rumahnya karena tindakan keras terhadap pihak oposisi semakin meningkat awal pekan ini.

Dia adalah Maumoon Abdul Gayoom. Dia ditahan setelah pemerintah mengumumkan keadaan darurat 15 hari, menangguhkan parlemen dan mengirim polisi ke Mahkamah Agung.

Gayoom yang kini berusia 80 tahun memerintah negara secara otokratik sebelum Maladewa menjadi negara demokrasi multi partai pada tahun 2008.


Dia merupakan saudara tiri Presiden Maladewa Abdulla Yameen saat ini, dan kini telah menyesuaikan diri dengan oposisi.

Dia ditahan dalam serangan polisi di rumahnya, kata pihak oposisi. Sesaat sebelumnya, dia tweeted tentang kehadiran polisi besar di luar.

Krisis politik ini terjadi menyusul sikap Presiden Yameen yang menolak mematuhi perintah pengadilan untuk membebaskan tahanan politik.

Dimuat BBC, pemerintah juga memerintahkan tentara untuk menolak tindakan apapun yang akan memakzulkan pemerintah.

Di sisi lain, pengadilan juga memutuskan bahwa pengadilan tahun 2015 terhadap mantan Presiden lainnya, Mohamed Nasheed, adalah inkonstitusional. [mel]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya