Berita

Evakuasi di lokasi penyerangan/Reuters

Global

Rasis, Pria Italia Lepaskan Tembakan Ke Migran Afrika

SENIN, 05 FEBRUARI 2018 | 12:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pria Italia melepaskan tembakan ke migran Afrika di pusat kota Macerata akhir pekan kemarin.

Aksinya tersebut melukai enam orang sebelum akhirnya dia berhasil diringkus polisi. Serangan ini menurut keterangan pihak kepolisian setempat merupakan serangan rasial.

Polisi mneyebut bahwa pelaku bernama Luca Traini dan berusia 28 tahun. Dia membawa bendera Italia yang menutupi bahunya saat dia ditangkap di jalan oleh polisi bersenjata. Saksi mata mengatakan bahwa dia memberi hormat fasis sebelum diborgol.


"Dia berkeliling mobilnya dan saat melihat ada orang kulit hitam dia menembak mereka," kata Marcello Mancini, seorang penduduk Macerata.

Polisi mengatakan satu dari enam korban luka parah dan perlu operasi, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Traini juga melepaskan tembakan ke kantor Partai Demokratik kiri (PD) yang berkuasa di Macerata, namun tidak melukai siapa pun di sana. PD sendiri merupakan kubu yang berdiri sebagai kandidat Liga Primer kanan pada pemilihan lokal tahun lalu namun belum mendapat suara. Liga tersebut mendukung kebijakan anti-imigran yang keras dan merupakan bagian dari aliansi utama kanan perdana Silvio Berlusconi yang memimpin dalam jajak pendapat menjelang pemilihan nasional 4 Maret.

Penembakan tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah seorang migran Nigeria ditangkap sehubungan dengan kematian seorang wanita Italia berusia 18 tahun, yang mayatnya ditemukan ditemukan dalam dua koper di dekat Macerata. Demikian seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya